Polisi Kantongi Identitas Penusuk Driver Go-Jek di Sunter

Tihar menyatakan, driver Go-Jek diduga menolak membayar parkir. Akibat kesal, petugas parkir lalu menusuk.

oleh FX. Richo Pramono diperbarui 09 Des 2015, 22:38 WIB
Spanduk penolakan ditujukan kepada Go-Jek dan Grab Bike terpasang di kawasan Kalibata City, Jakarta, Rabu (8/7/2015). Sejumlah pengojek regular menolak keberadaan layanan ojek online. (Liputan6.com/JohanTallo)

Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengaku sudah mengantongi identitas penusuk driver Go-Jek di Mal Sunter, Jakarta Utara. Saat ini polisi masih mengejar pelaku.

"Kami sudah kantongi identitas. Ini masih tengah kita buru kok," ujar Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok AKP Tihar, Rabu (9/12/2015).

Tihar menerangkan, akibat penusukan tersebut, driver Go-Jek yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya, tewas bersimbah darah. 

"Korban ditusuk di bagian perut. Korban tewas. Sudah dibawa ke rumah sakit terdekat," kata Tihar.

Tihar menyatakan, driver Go-Jek diduga menolak membayar parkir. Akibat kesal, petugas parkir lalu menusuk.


"Karena tidak mau bayar, pelaku berang hingga menikam korban," ujar Tihar.

Pihak kepolisian membenarkan sebelum terjadi penusukan, cekcok mulut juga sempat terjadi. Bukan hanya itu, keduanya juga sempat terlibat adu jotos.

"Sebelum ditusuk, pelaku sama korban itu sempat cekcok. Adu jotos," pungkas Tihar.

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya