Tak Usah Diet, Cara ini Juga Bisa Turunkan Bobot Tubuh

Berdiri dalam waktu lama ternyata juga dapat menurunkan berat badan.

oleh Aditya Eka Prawira diperbarui 05 Nov 2015, 16:00 WIB
Manfaat berdiri juga dapat menurunkan berat badan

Liputan6.com, Jakarta Berdiri selama 6 jam sehari dapat mengurangi sepertiga kadar lemak di tubuh. Ini cocok sekali diterapkan oleh individu yang enggan menjalani pola diet sehat dan rutin olahraga.

Berdiri setelah duduk selama 1 jam, memberi tempat duduk ke orang lain ketika naik kendaraan umum, atau berdiri dari kursi jika ingin menghampiri teman di kantor ternyata dapat menurunkan risiko menjadi gemuk sebesar 32 persen.

Peneliti dari University of Texas menemukan dampak dari duduk terlalu lama sama dengan seperti merokok dan minum minuman keras. Jika memang tak sanggup untuk diet ketat, berdiri selama 6 jam sehari bisa membantu mempertahankan atau menurunkan bobot tubuh.

Dengan membandingkan indeks massa tubuh (BMI), presentase lemak tubuh, dan ukuran pinggang 7.000 respondens berusia dewasa, peneliti menemukan pria yang berdiri seperempat waktu dari 24 jam yang disediakan dalam sehari terhindar dari kemungkinan obesitas sebesar 32 persen. Ini dilihat dari prosentase kadar lemak di tubuh mereka.

Sedangkan mereka yang mampu berdiri lebih dari itu telah mampu mengurangi kemungkinan obesitas sebesar 59 persen.

Pada wanita, berdiri selama seperempat, setengah, dan tiga perempat waktu yang ada dikatikan dengan 35 persen, 47 persen, dan 57 persen pengurangan masing-masing ukuran pinggang.

Penulis penelitian yang telah dimasukkan ke dalam jurnal ilmiah Mayo Clinic Proceddings, Dr Kerem Shuval dari University of Texas, mengatakan berdiri dan bergerak dengan melakukan aktivitas fisik secara moderat (150 menit atau 75 menit per hari) memberi manfaat yang begitu besar.

Dikutip dari situs Daily Mail, Kamis (5/11/2015), Kerem menyarankan kita juga melakukan latihan fisik agar terhindar dari kenaikan berat badan.**

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya