Hummus, Jembatan bagi Palestina dan Yahudi?

Sebuah restoran di Israel memberikan potongan 50% bagi etnis Yahudi dan Arab yang duduk satu meja.

oleh Alexander Lumbantobing diperbarui 20 Okt 2015, 13:15 WIB
Ayolah, tidak ada Arab, tidak ada Yahudi…yang ada adalah manusia! (Sumber International Business Times)

Liputan6.com, Kfar Vitkin - Muak dengan gesekan-gesekan yang terjadi antara Israel dan Palestina? Sebuah restoran di Israel berusaha untuk menjadi jembatan di antara mereka.

The Hummus Bar, kedai makan yang terletak di sebuah kota kecil di Israel, memberikan potongan 50% bagi pelanggan Arab dan Yahudi yang duduk makan bersama di satu meja.

Melalui, International Business Times Selasa (20/10/2015), laman Facebook itu menuliskan iklannya dalam bahasa Ibrani dan diterjemahkan dalam Times of Israel.

"Menurut kami tidak ada Arab! Juga tidak ada Yahudi... yang ada hanya manusia! Dan hummus Arab yang enak! Serta falafel Yahudi lezat! Tambah tidak dikenakan biaya untuk hummus, bebas bagi semuanya, Arab, Yahudi, Kristen, India, dan lainnya."

Suatu restoran di Israel menawarkan potongan harga bagi warga keturunan Yahudi dan keturunan Arab jika mereka bersama di satu meja. (facebook.com/Mhumusbar)

Apa yang membuat penawaran ini menarik? "Potongan harga 50% untuk hummus bagi orang Arab dan Yahudi yang duduk satu meja."

Postingan ini terbit pada, 13 Oktober 2015, dan telah dibagikan ratusan kali, dengan ribuan dukungan berupa 'like' pada laman Facebook restoran.

Manajer restoran, Kobi Tzafrir, mengungkapkan bahwa ia sudah beberapa kali melayani warga Arab dan Yahudi duduk bersama di satu meja sejak Hummus Bar yang terletak di Kfar Vitkin mengiklankan penawaran itu.

"Jika ada makanan yang bisa mempersatukan mereka, itu adalah hummus." ungkapnya tentang hummus olahan Kobi Tzafrir, terbuat dari kacang polong, minyak zaitun, dan tahini. (Alx/Rcy)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya