Dhea Ananda Miris Lihat Perkembangan Kanker Payudara di Indonesia

Dhea Ananda ingin menyadarkan para remaja Indonesia akan bahaya penyakit kanker payudara.

oleh Rizky Aditya Saputra diperbarui 04 Okt 2015, 19:30 WIB
Dhea Ananda (foto: Sapto Purnomo)

Liputan6.com, Jakarta Dhea Ananda mengaku prihatin dengan perkembangan penyakit kanker payudara yang makin berkembang di Indonesia. Dari informasi yang diterima Dhea, penyakit kanker payudara ini sudah menyasar ke golongan anak muda.

"Ini penting banget, kalau dibilang miris, memang kita harus saling support. Soal kesadarannya juga banyak yang nggak tahu. Hanya di kota besar saja yang rata-rata tahu, pengidapnya pun sudah ke anak-anak di usia muda," kata Dhea Ananda di acara Fun Walk Goes Pink 2015, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (4/10/2015).

Dea Ananda (Liputan6.com/Panji Diksana)

"Makanya aku sebagai generasi muda mau menyadarkannya akan bahaya kanker payudara ini," sambung istri Ariel Nidji ini.

Parahnya, dari informasi yang diterima Dhea, satu dari delapan orang wanita hampir dipastikan mengidap kanker payudara. Oleh karena itu, ia langsung meminta keluarganya untuk memeriksakan ke dokter terdekat.

"Kalau orang tahunya kanker itu di umur dewasa saja yang kena, padahal sekarang tuh anak usia muda bisa saja kena. Perbandingannya 1:8 wanita, makanya untuk perempuan itu kan penting banget," ucap Dhea Ananda.

Dhea Ananda (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

"Aku langsung cerita ke mama, aku tanya sudah cek belum. Ternyata belum pada sadar dengan bahaya itu (kanker payudara). Kebanyakan kita mengabaikan itu. Saat itu juga aku imbau supaya kita periksa ke dokter," lanjut mantan Trio Kwek-Kwek tersebut.

Terakhir, Dhea memberikan pesan khusus yang ditujukan kepada wanita remaja di seluruh Indonesia. "Untuk perempuan Indonesia, jangan lupa SADARI yaitu periksa payudara sendiri. Ingatkan juga keluarga untuk SADARI. Semoga kita bisa menyebarkan pesan positif ini kepada generasi muda lainnya ya," tutur Dhea Ananda. (Ras/fei)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya