`Manusia Tidak Akan Pernah Bertemu Alien`

Peneliti senior SETI mengungkapkan sangat sulit menemukan kehidupan lain di luar angkasa dengan teknologi yang dimiliki manusia saat ini.

oleh Agustinus Mario Damar diperbarui 22 Sep 2015, 06:38 WIB
Ilustrasi (sumber : SETI.com)

Liputan6.com, Jakarta - Dengan ukuran alam semesta yang begitu luas, maka tidak sedikit ilmuwan yang percaya mengenai kemungkinan adanya kehidupan lain di luar angkasa.

Oleh karena itu, tidak sedikit kelompok ilmuwan yang melakukan pencarian dan penelitian mengenai kehidupan lain di luar angkasa. Salah satunya dilakukan oleh Search for Extra-Terrestrial Intelligence (SETI).

Namun, baru-baru ini kepala SETI, Dr Nathalie Carol mengungkapkan bahwa manusia mungkin tidak akan pernah menemukan sinyal keberadaan kehidupan lain di alam semesta. Sebab, ia berpendapat, jika memang benar ada peradaban lain di luar sana yang berumur 1.000 tahun lebih tua dari peradaban yang dimiliki oleh manusia, maka, bukan tidak mungkin mereka telah memiliki teknologi atau proses yang lebih canggih dalam hal komunikasi.

"Untuk saat ini, kita hanya dapat menggaruk-garuk di permukaan saja. Terlebih kita hanya dapat mengamati alam semesta dari titik kita berdiri," ungkap Nathalie seperti dikutip dari laman Mirror, Selasa (22/9/2015).

Dengan kata lain, Nathalie ingin mengatakan bahwa, "akan sangat sulit menemukan kehidupan lain di luar angkasa dengan teknologi yang dimiliki manusia saat ini."

SETI sendiri merupakan sebuah organisisasi nirlaba yang bergerak di bidang penelitian serta pendidikan mengenai kehidupan yang ada di alam semesta. Dalam melakukan penelitiannya, SETI menggunakan sinyal radio untuk memindai dan disiarkan ke seluruh alam semesta.

Untuk saat ini, SETI baru memang belum banyak menemukan indikasi mengenai kehidupan lain di luar angkasa. Namun, mereka telah berhasil merekam beberapa sinyal aneh yang belum diketahui asalnya.

(dam/dhi)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya