Demokrat Tak Tertarik Kabinet - Setuju Pilkada Langsung Jadi Hits

Berikut Top 5 Indonesia Baru sepanjang Kamis 18 September 2014:

oleh Liputan6 diperbarui 19 Sep 2014, 06:52 WIB
Presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla di Rumah Transisi saat mengumumkan postur kabinet (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Pernyataan anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok mengatakan, partainya tidak tertarik jika nantinya Jokowi menawarkan kursi menteri kepada Partai Demokrat menjadi berita paling dicari di Kanal Indonesia Baru di Liputan6.com sepanjang Kamis 18 September 2014.

Berikut Top 5 Indonesia Baru sepanjang Kamis 18 September 2014:

1. Demokrat Tak Tertarik Jabatan Menteri Kabinet Jokowi-JK

16 Kementerian dalam kabinet Jokowi-JK dipastikan akan diisi tokoh dari partai politik. Jokowi pun mengaku tak menutup kemungkinan ada tokoh dari partai politik di luar Koalisi Indonesia Hebat yang akan mengisi jabatan menteri.

Namun, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok mengatakan, partainya tidak tertarik jika nantinya Jokowi menawarkan kursi menteri kepada Partai Demokrat.

Kelanjutan pernyataan Ahmad Mubarok bisa diklik di tautan ini

2. Parpol Koalisi Merah Putih Akan Beralih ke Jokowi-JK?

Presiden Terpilih Joko Widodo sudah menyiapkan 16 kursi menteri untuk partai politk dalam kabinet mendatang. Partai politik (parpol) dari Koalisi Merah Putih yang merapat ke Jokowi-JK juga akan mendapat jatah menteri.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Kamis (18/9/2014), dikabarkan ada 2 parpol yang akan beralih mendukung pemerintahan mendatang.

Selengkapnya ada di sini

3. Demokrat Dukung Pilkada Langsung, Apa Tanggapan Jokowi?

Partai Demokrat (PD) menolak pemilihan kepala daerah (pilkada) dilakukan secara tidak langsung, atau melalui DPRD dalam RUU Pilkada yang rencananya akan disahkan pada 25 September mendatang. Sikap partai berlambang mercy ini bertentangan dengan Koalisi Merah Putih yang menginginkan agar pilkada dilakukan melalui DPRD.

Terkait dukungan tersebut, Presiden terpilih Jokowi tampak enggan untuk berkomentar banyak. Dirinya mengaku tidak mempermasalahkan dan menyerahkan keputusan tersebut kepada Partai Demokrat. ‎Jokowi sendiri secara tegas telah menyatakan menolak penghapusan Pilkada langsung dalam RUU Pilkada.

Tanggapan Jokowi selengkapnya bisa diklik di sini

4. Koalisi Merah Putih Tolak Jadi Menteri Jokowi

Partai Demokrat (PD) mendukung pilkada digelar secara langsung. Meski demikian, Demokrat menyatakan tidak menginginkan jatah menteri dalam kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan memastikan, partainya sudah jauh-jauh hari memutuskan untuk berada di luar pemerintahan. Selain itu, belum ada pembicaraan antara partainya dan partai pendukung Jokowi-JK, PDIP.

Nah, simak selengkapnya bantahan Jokowi di sini

5. Demokrat Dukung Pilkada Langsung Tapi Tolak Tawaran Menteri

Partai Demokrat (PD) mendukung pilkada digelar secara langsung. Meski demikian, Demokrat menyatakan tidak menginginkan jatah menteri dalam kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan memastikan, partainya sudah jauh-jauh hari memutuskan untuk berada di luar pemerintahan. Selain itu, belum ada pembicaraan antara partainya dan partai pendukung Jokowi-JK, PDIP.

Selengkapnya klik tautan ini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya