2 Polisi Papua Korban Tembak Masih Dirawat, 1 Jenazah ke Semarang

2 Dari 5 polisi korban penembakan masih dirawat setelah dioperasi akibat luka tembak. 1 Jenazah polisi diterbangkan ke Surabaya.

oleh Liputan6 diperbarui 30 Jul 2014, 11:26 WIB
Ilustrasi Penembakan Polisi (Liputan6.com/Andri Wiranuari)

Liputan6.com, Jayapura 2 Dari 5 polisi korban penembakan Kelompok Sipil Bersenjata (KSB) di Lanny Jaya, Papua, pada Senin 28 Juli lalu masih dalam perawatan intensif di RS Bhayangkara, Kota Jayapura.

"Semalam sudah kami operasi polisi yang kritis. Mengambil benda asing di tubuh mereka," kata Kepala Bidang Dokkes Polda Papua Komisaris Besar Polisi Raymond ketika dihubungi dari Jayapura, Rabu (30/7/2014).

Salah satu dari kedua polisi itu terluka tembak di perutnya. "Kondisi polisi yang kritis sudah membaik," ujar dia.

"Hari ini ada yang sudah bisa rawat jalan. Tapi ada juga yang masih dalam perawatan intensif," tutur Raymond.

Jenazah Bripda Prayoga

Jenasah Bripda Prayoga, anggota Polres Lanny Jaya yang tewas ditembak kelompok bersenjata di Kampung Indawa, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Senin 28 Juli lali dievakuasi ke Semarang, Jawa Tengah.

Seusai pelepasan jenasah yang dihadiri Kapolda Papua Brigjen Pol Yotje Mende, jenazah langsung diterbangkan dengan menggunakan pesawat Garuda via Jakarta.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pudjo menjelaskan, almarhum Bripda Prayoga akan dimakamkan di Semarang sesuai permintaan keluarga.

"Saya ditunjuk Kapolda Papua mewakili Polda Papua yang akan menyerahkan jenasah ke keluarga di Semarang," kata Pudjo.

Pada Selasa 29 Juli kemarin, jenazah Bripda Zulkilfi dimakamkan di TMP Kusuma Bangsa Waena, Kota Jayapura dengan upacara militer.

Penyerangan terhadap anggota polisi yang sedang melaksanakan kegiatan binmas "sandang kampung" menyebabkan 2 anggota tewas tertembak. Sedangkan 5 lainnya terluka, termasuk 2 di antaranya mengalami luka tembak yakni Bripda Alex Numbery dan Briptu Helsky Bonyadone. (Ant)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya