7 Tahun Dominasi Pasar HP Lipat, Bos Samsung: Pengalaman Tak Bisa Direplikasi Secara Instan

President of Samsung Electronics Indonesia, Harry Lee, menyebut evolusi teknologi HP lipat Samsung membuktikan kepemimpinan yang melampaui sekadar inovasi fisik

Diterbitkan 06 Agustus 2026, 13:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pasar HP lipat (foldable) global maupun domestik kini diwarnai persaingan yang kian ketat seiring masuknya sejumlah pemain baru.

Menanggapi dinamika pasar tersebut, President of Samsung Electronics Indonesia, Harry Lee, menegaskan posisi Samsung sebagai pelopor yang memiliki keunggulan kompetitif mutlak melalui kematangan inovasi dan pemahaman mendalam terhadap perilaku konsumen selama tujuh generasi.

Harry Lee mengungkapkan perjalanan panjang Samsung sejak meluncurkan foldable generasi pertama hingga kehadiran Galaxy Z Fold8 Series dan Z Flip8 memberikan fondasi yang tak tergoyahkan oleh para pesaing.

"Pengalaman selama tujuh tahun tidak bisa direplikasi secara instan. Hanya Samsung yang memiliki kedalaman pemahaman konsumen untuk menghadirkan tiga form factor sekaligus--Galaxy Z Fold8 Ultra, Z Fold8, dan Z Flip8--dalam satu generasi untuk menjawab beragam gaya hidup penggunanya," ujar Harry Lee dalam wawancara khusus kepada Tekno Liputan6.com, Kamis (6/8/2026).

Menurut Harry, evolusi desain dan teknologi pada generasi ketujuh ini membuktikan kepemimpinan Samsung yang melampaui sekadar inovasi fisik.

Galaxy Z Fold8 hadir dengan terobosan desain bergaya paspor berbobot hanya 201 gram, menjadikannya varian Fold paling ringan dalam sejarah Samsung. Perangkat ini menggabungkan cover screen berasio 4:3 dengan layar utama 10:16 yang ergonomis, ringkas, serta nyaman dalam genggaman.

"Kematangan inovasi selama tujuh generasi memberikan kami keahlian lebih terkait durabilitas engsel, layar, hingga ergonomic harian yang dan tidak bisa dipangkas melalui jalan pintas," ia menegaskan.

Evolusi HP lipat Samsung. Credit: Samsung

Sebagai informasi, Samsung meluncurkan seri Galaxy Z Fold generasi pertama pada 2019. Disusul Galaxy Z Fold2 (2020), Galaxy Z Fold3 (2021), Galaxy Z Fold4 (2022), Galaxy Z Fold5 (2023), Galaxy Z Fold6 (2024), Galaxy Z Fold7 (2025), dan Galaxy Z Fold8 & Fold8 Ultra (2026). 

Standar Baru

Ia menambahkan maraknya kompetitor yang memasuki segmen ponsel lipat justru memperkuat kebenaran visi yang telah diusung Samsung sejak awal.

"Persaingan membuat industri ini semakin dinamis, dan ini menjadi bukti bahwa visi foldable yang kami pelopori tujuh tahun lalu menjadi standar baru yang diakui oleh industri," ujar Harry.

Ia menambahkan, di kategori foldable saat ini,  bukan lagi tentang siapa yang membuat smartphone lipat.

"Dengan pengalaman dan pemahaman konsumen kami selama tujuh generasi, hanya Samsung yang mampu menyatukan hardware unggulan, desain yang compact dan premium, serta software termasuk AI yang membawa pengalaman lebih nyaman dan aman. Kehadiran Galaxy Z Fold8 inilah buktinya," Harry memaparkan.

Tak hanya mengandalkan pembaruan pada sektor dapur pacu dan desain ergonomis, Samsung melengkapi keunggulannya dengan sistem proteksi level tinggi serta integrasi ekosistem wearable untuk mendukung gaya hidup pengguna.

"Seluruh lini foldables kami dilindungi platform keamanan kelas militer, Samsung Knox, serta terintegrasi dengan ekosistem wearable seperti Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 untuk mendukung gaya hidup pengguna yang aktif dan sehat," Harry memungkaskan.