Sukses

Bahaya! 90% Aplikasi Mobile Banking Miliki Masalah Keamanan

Kehadiran aplikasi mobile banking pastinya sangat membantu mempermudah kebutuhan penggunanya. Namun tahukah jika kemungkinan besar aplikasi mobile banking yang Anda gunakan sehari-hari untuk bertransaksi keuangan ternyata memiliki masalah kemanan?

Dilansir laman Phone Arena, Rabu (15/1/2014), hasil penelitian seorang ahli riset bernama Ariel Sanchez dari IO Active Labs menunjukkan bahwa 9 dari 10 aplikasi mobile banking yang ada di toko aplikasi perangkat mobile memiliki masalah keamanan.

Lebih lanjut dijelaskan, Sanchez telah menguji sekitar 40 aplikasi mobile banking milik sejumlah bank ternama dunia. Dan hasilnya ternyata cukup mengejutkan. Hampir dari seluruh aplikasi yang diujinya ternyata memiliki celah kemanan yang memungkinkan pelaku kejahatan cyber untuk melakukan phising atau spaming.

Dengan kata lain, celah kemanan ini memungkinkan para pelaku cybercrime untuk mengirimkan sebuah email yang seolah-olah resmi berasal dari pihak bank. Dari sini para pelaku dapat mengumpulkan sejumlah informasi pribadi pengguna yang seharusnya dirahasiakan.

Parahnya lagi, sekitar 70% dari 40 aplikasi yang diuji tersebut tidak memiliki fitur otentifikasi kemanan alternatif untuk mencegah aksi phising atau spaming. Sementara sisanya diketahui memiliki fitur kemanan alternatif menggunakan database terenskripsi untuk menyimpan informasi rahasia nasabah.

Untuk menanggulangi permasalahan ini, Sanchez menyarankan pengguna untuk lebih berhati-hati dan menggunakan layanan email yang memiliki sistem kemanan lebih kuat. Dengan begitu, pishing atau spaming yang masuk pada email akan lebih dulu teridentifikasi oleh sistem kemanan layanan email yang digunakan. (dhi)

Baca juga:
Malware di Situs Yahoo Juga Serang Pengguna di Luar Eropa!
Hati-hati, Ada Malware Bersembunyi di Situs Yahoo!
Tak Hanya Smartphone, Malware Juga Serang Mesin ATM!