Babak Knockout FFWS SEA 2026 Nyaris Kubur Harapan Indonesia, Satu Tim Masih Berdiri

Babak knockout FFWS SEA 2026 Spring menutup pekan berat bagi wakil Indonesia. Dua tim pulang dengan luka berbeda, satu kehilangan lebih dari tiket Grand Finals.

Diterbitkan 21 Mei 2026, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Free Fire World Series Southeast Asia atau FFWS SEA 2026 Spring sudah berakhir, di mana pekan penutupan babak knockout berjalan sengit dan mendebarkan bagi wakil Indonesia.

Setelah melalui pekan yang panjang, Evos Divine akhirnya berhasil merebut tiket terakhir ke Grand Finals, sementara Onic harus mengubur mimpi tampil di final dan Esports World Cup 2026.

Nasib pahit juga dialami Shadow Esports. Tim Indonesia ini harus finis di posisi terbawah klasemen, dan harus turun ke kompetisi domestik Free Fire Nusantara Series atau FFNS 2026 Fall.

Dengan hasil ini, maka Evos Divine menjadi satu-satunya tim esports FF wakil Indonesia yang selamat dari pekan penentuan. Ini berarti, sang Macan Putih akan menyusul Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu ke Grand Finals pada pekan ketiga.

"Alhamdulillah, Evos Divine berhasil membuktikan kalau tim ini layak lolos ke Grand Finals,” ujar pemain EVOS Divine, Rasyah Rasyid atau Evos Rasyah.

Ia menambahkan, "musim ini menjadi pelajaran yang sangat besar buat saya dan seluruh pemain." Ini berarti, hanya ada tiga wakil Merah Putih yang melaju ke fase puncak FFWS SEA 2026 Spring di Ho Chi Minh City, Vietnam. 

Dengan berakhirnya babak Knockout, 12 tim dipastikan tampil di Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring. Mereka adalah Bigetron by Vitality, All Gamers Global, RRQ Kazu, GOW Esports, Team Falcons, Twisted Minds, Team Flash, WAG, Aurora Gaming, Buriram United, Evos Divine, dan P Esports.

Di turnamen lain, RRQ Kazu juga mencatat hasil manis. Mereka keluar sebagai juara FFCM Indonesia 2026 Summer setelah mengalahkan Evos Divine dengan skor 3-2 pada final 14 Mei 2026.

RRQ Kazu sempat tertinggal pada dua game pertama, lalu bangkit dengan memenangkan tiga game berikutnya. Berkat hasil tersebut, RRQ Kazu dan EVOS Divine akan mewakili Indonesia di FFCM SEA 2026 Summer.

FFWS SEA 2026 Spring Makin Panas

Dua wakil Indonesia, Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu, sukses mengamankan tiket ke Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia atau FFWS SEA 2026 Spring.

Kedua tim esports tampil solid pada pekan ketiga FFWS SEA 2026, dan menjadi tim pertama wakil Indonesia yang mendapatkan tiket di babak puncak.

Selain RRQ Kazu dan Bigetron by Vitality, emat tim lain dari Thailand dan Vietnam juga ikut lolos ke Grand Final. Pencapaian tim Tanah Air ini menjadi angin sega 

Akan tetapi, perjuangan wakil Merah Putih belum selesai. Tiga tim Free Fire Indonesia, yakni Onic, Evos Divine, dan Shadow Esports masih harus berburu tiket Grand Finals di pekan terakhir.

Selama tiga hari terakhir ini, mereka akan menghadapi babak penentuan. Agar bisa lolos, ketiga tim Indonesia wajib menembus posisi enam besar klasemen akhir.

Bigetron by Vitality menjadi tim pertama yang membuka peluang bagi Indonesia ke babak final. Tim berjuluk Robot Merah itu sukses lolos usai memuncaki klasemen pada pertandingan pertama pekan ketiga.

 

Performa RRQ Kazu

Berbekal kepercayaan diri, konsistensi permainan, dan strategi dual sniper, tim asuhan coach Chisjo ini menutup laga dengan 1 Booyah, 59 poin eliminasi, dan total 98 poin.

“Hasil pertandingan pekan ini menjadi salah satu jawaban kami untuk orang-orang yang meragukan kami bisa masuk ke Grand Finals atau tidak," kata Kapten Bigetron by Vitality, Rapik Hidayat atau BTR KOJA.

RRQ Kazu menyusul Bigetron by Vitality ke Grand Finals dengan cerita yang tak kalah menarik. Tim ini sempat mengalami start buruk setelah terlalu cepat tereliminasi dan hanya mengumpulkan satu poin dari dua game awal.

Namun, RRQ Kazu mampu bangkit di empat game berikutnya. Mereka langsung tampil agresif dan mengumpulkan 92 poin tambahan, atau rata-rata 23 poin per game. Hasil itu membuat RRQ Kazu finis di puncak klasemen hari kedua dengan total 93 poin.