Liputan6.com, Jakarta - Di tengah meningkatnya tensi geopolitik global dan masuknya penyedia layanan satelit asing ke pasar domestik, Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI) mengingatkan pentingnya penguatan infrastruktur satelit nasional.
Ketua Umum Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI), Risdianto Yuli Hermansyah, menegaskan bahwa kedaulatan digital hanya bisa dicapai jika Indonesia memiliki kendali penuh atas teknologi ruang angkasa di langit Nusantara.
Risdianto menyoroti fenomena konflik global, mulai dari Ukraina hingga ketegangan di Selat Taiwan, yang menunjukkan betapa krusialnya memiliki sistem komunikasi mandiri yang tidak bergantung pada entitas asing.
Advertisement
Menurutnya, Indonesia sebenarnya sudah memiliki modal kuat dengan adanya satelit Satria-1 milik pemerintah, serta satelit dari operator nasional seperti Telkomsat dan Pasifik Satelit Nusantara (PSN).
"Jika bicara konteks sovereignty (kedaulatan), maka baik satelit LEO (Low Earth Orbit) maupun GEO (Geostationary Earth Orbit) yang diharapkan adalah yang sepenuhnya dikendalikan oleh entitas Indonesia," ujar Risdianto, Selasa (5/5/2026).
Ia menambahkan, salah satu langkah konkret menjaga kedaulatan adalah memastikan data konsumen tetap mendarat (landing) di wilayah Indonesia.
Hal ini krusial untuk melindungi keamanan data masyarakat di tengah gempuran teknologi satelit LEO yang kini mulai mengubah ekspektasi pasar dengan latensi rendah dan kecepatan tinggi.
Lebih lanjut, ASSI mendorong pemerintah untuk melakukan orkestrasi terhadap operator-operator lokal agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Risdianto mengusulkan adanya konsorsium nasional jika Indonesia ingin membangun konstelasi satelit LEO sendiri.
"Harapannya pemerintah bisa mengorkestrasi ini menjadi satu kesatuan sistem nasional. ASSI siap menjadi katalis untuk membuka ruang bagi anggota menjalin kemitraan strategis atau bahkan membentuk joint venture jika diberi mandat oleh negara," ia menegaskan.
Â
Upaya Menjaga Kedaulatan dan Kemandirian Ekosistem Satelit Nasional
Untuk kebutuhan komunikasi saat ini, kapasitas dari satelit komersial masih mencukupi. Namun dalam konteks kedaulatan, idealnya infrastruktur satelit--baik LEO maupun GEO--harus fully controlled oleh entitas Indonesia.
ASSI mendorong penguatan kapabilitas nasional secara vertikal dengan kemampuan membangun, meluncurkan, dan mengoperasikan satelit secara mandiri sehingga lebih kompetitif.
Kapabilitas nasional saat ini antara lain:
- BRIN telah mampu membangun satelit hingga sekitar 150 kg, cukup untuk misi tertentu (tergantung aplikasi).
- Pemerintah mengoperasikan Satelit SATRIA 1.
- Terdapat dua operator satelit nasional: TelkomSat (KomSat) dan PSN.
- TelkomSat dan PSN mendaftarkan filing konstelasi LEO ke International Telecommunication Union (ITU) via Komdigi; BRIN dan Telkomsel juga tercatat melakukan filing.
- Rencana pengembangan spaceport di Indonesia (disebut lokasi spesifik di Biak, Papua) dinilai strategis karena posisi ekuatorial yang efisien untuk peluncuran. Tanpa spaceport, ketergantungan pada peluncur luar negeri dapat mengganggu keberlanjutan layanan, terutama ketika peluncuran perlu dilakukan sering untuk konstelasi.
Di sisi lain, ASSI memposisikan diri sebagai katalis yang memiliki peran sebagai berikut:
- Membuka ruang strategic partnership, joint venture di antara anggota, maupun mandat pelaksanaan bersama jika ditugaskan pemerintah.
- Menjembatani lembaga riset dengan industri agar produk memenuhi standar komersial dan industri.
- Mendorong orkestrasi konstelasi oleh pemerintah agar tidak terjadi benturan antarpelaku (orbit/frekuensi mirip) yang saling mengurangi kapasitas.
Â
Â
Advertisement
Konvergensi dan Regenerasi Industri
ASSI menekankan pentingnya regenerasi dan komunikasi publik bahwa satelit adalah industri untuk anak muda. Kepengurusan baru yang mayoritas berusia 30-an mencerminkan semangat aktualisasi dan kesiapan memimpin transformasi teknologi--termasuk LEO dan emerging technologies--yang secara natural melekat pada generasi muda.
Dalam era 6G, terjadi konvergensi antara jaringan terestrial dan non-terestrial (NTN). Praktisi satelit harus memahami seluler, dan sebaliknya satelit bukan kompetitor atau sekadar pelengkap, melainkan bagian dari jaringan terkonvergensi yang seamless.
Implementasi seperti Fixed Mobile Convergence (FMC) sudah menggabungkan layanan, di mana satelit dapat berperan sebagai backhaul untuk FWA di daerah sulit (misalnya Papua), menuntut kombinasi pengetahuan satelit–seluler.
ASSI berharap regenerasi ini mengubah persepsi lama bahwa event satelit seperti reuni tokoh era Palapa--menjadi ekosistem yang segar, agile, dan inovatif--sekaligus mempertemukan dosen atau pengajar di kampus dengan industri agar talenta muda memperoleh ruang lebih besar.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256117/original/079954000_1781147945-Tugas__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5575337/original/085582000_1778045275-cek_fakta_-_alat_pertanian_dan_bibit_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7812129/original/049676700_1780629323-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-05T101248.112.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/155/original/044152800_1745337825-WhatsApp_Image_2025-04-22_at_10.54.48_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5574934/original/068051400_1777997427-IMG_4114.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/419279/original/055825100_1744875499-Yus_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369225/original/064000000_1759459826-adidas-trionda-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393441/original/064092700_1782273896-IMG-20260624-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393442/original/070756800_1782273896-IMG-20260624-WA0014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8331592/original/085679400_1782201838-mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257368/original/081366600_1781236868-000_B6U83U4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262589/original/038165100_1781838673-AP26170082180731-Meksiko_vs_Korsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258678/original/086617800_1781400963-000_B6Z32RM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8391143/original/089751400_1782271521-AP26174796770030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8390580/original/090297700_1782270828-AP26174743606446.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4039103/original/033784900_1654010300-Bendera_AS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5754742/original/092012100_1778656445-Ismail_Komdigi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5754390/original/071489400_1778655999-Kepala_BRIN.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5690106/original/099520000_1778565475-IMG_4234.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5690105/original/022697800_1778565475-IMG_4232.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5684106/original/005474500_1778556767-IMG_4215.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2300251/original/089421400_1533277572-Foto_Liputan6.com.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5574644/original/089849600_1777970144-IMG_4116.jpg)