Intel Core Ultra Series 3 Meluncur di Indonesia, Hapus Batas Antara Laptop Tipis dan Performa Gaming

Intel Core Ultra Series 3 diklaim mampu menyatukan seluruh elemen performa tanpa memerlukan kompromi dari sisi desain perangkat maupun daya tahan baterai.

Diterbitkan 15 April 2026, 16:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Intel Corporation secara resmi memperkenalkan Intel Core Ultra Series 3, sebuah prosesor yang diklaim mampu menyatukan seluruh elemen performa tanpa memerlukan kompromi dari sisi desain perangkat maupun daya tahan baterai.

General Manager SEA and ANZ Sales Intel Corporation, George Chacko, mengungkapkan bahwa selama ini Original Equipment Manufacturer (OEM) selalu dihadapkan pada pilihan sulit saat merancang sebuah sistem. Apakah mereka akan memprioritaskan performa, kemampuan gaming, desain yang ringan, atau efisiensi baterai.

"Namun dengan Intel Core Ultra Series 3, Anda tidak perlu lagi memilih. Anda bisa memasukkan segalanya ke dalam satu laptop dan mendapatkan pengalaman terbaik yang mungkin dirasakan," ujar George dalam presentasi tentang Intel Core Ultra Series 3, Rabu (15/4/2026) di Jakarta.

Salah satu poin paling menonjol yang dibawa oleh seri terbaru ini adalah efisiensi energi yang belum pernah terjadi sebelumnya di ekosistem X86. George menyebutkan bahwa Intel Core Ultra Series 3 mampu mencapai daya tahan baterai hingga 27 jam.

Bahkan, dalam pengujian internal dengan mitra mereka, angka tersebut mampu menyentuh 31 jam untuk penggunaan aktivitas seperti menonton streaming Netflix.

George menganalogikan pengalaman penggunaan laptop terbaru ini seperti menggunakan ponsel pintar di masa sekarang. Pengguna tidak perlu lagi membawa pengisi daya ke mana pun mereka pergi.

"Bagi rekan-rekan media dan kreator yang terbiasa bekerja 24 jam, Anda bisa terbang dari sini (Asia Tenggara) ke Amerika Serikat, menghadiri pertemuan sepanjang hari, dan baru mengisi daya laptop saat malam hari setibanya di rumah atau hotel," ia menambahkan.

Jadi, era di mana pengguna harus memilih antara laptop tipis dengan baterai awet atau laptop tebal dengan performa tinggi tampaknya telah berakhir.

 

Performa Grafis Naik 77 Persen

Selain baterai, sektor grafis menjadi kejutan utama. Berdasarkan arsitektur terbaru, prosesor ini mencatatkan peningkatan performa grafis sebesar 77 persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Peningkatan ini memungkinkan laptop yang tipis dan ringan memiliki kemampuan visual yang biasanya hanya ditemukan pada laptop gaming tebal dengan kartu grafis khusus.

Hal ini menjadi angin segar bagi para kreator konten dan desainer. Mereka kini tidak lagi memerlukan notebook berat untuk menjalankan aplikasi kreatif yang haus akan sumber daya grafis. Semua kekuatan tersebut telah terintegrasi dalam satu chip yang dingin dan efisien.

Dari sisi performa komputasi, Intel Core Ultra Series 3 juga tetap menjaga standar tinggi Intel dengan peningkatan performa sebesar 60 persen.

Dengan ketersediaan lebih dari 200 desain perangkat dari berbagai mitra OEM, prosesor ini disebut sebagai peluncuran paling sukses Intel sejauh ini. Produk-produk berbasis prosesor ini pun dipastikan sudah tersedia di pasar saat ini tanpa harus menunggu beberapa bulan ke depan.

Infografis dampak bermain video game berlebihan (Liputan6.com/Abdillah)