Lark Usung Konsep Mobile-First, Solusi Kerja Fleksibel bagi Ribuan Karyawan di Indonesia

Lark memperluas jangkauan di Indonesia pada 2026, fokus pada integrasi sistem dan fitur penerjemahan otomatis untuk efisiensi kerja.

Diterbitkan 11 Februari 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Lark yang dikenal sebagai productivity superapp , menargetkan perluasan penggunaan platform produktivitas kerja di Indonesia pada tahun 2026 dengan fokus memperluas jangkauan di perusahaan berskala besar di seluruh industri.

Strategi tersebut diambil setelah Lark menyelesaikan pekerjaan yang sama dengan sejumlah perusahaan besar sepanjang tahun 2025.

General Manager Lark untuk kawasan APAC, Mark Dembitz, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 perusahaan telah bekerja sama dengan beberapa perusahaan besar di Indonesia, termasuk PT Matahari Putra Prima Tbk, serta perusahaan besar lainnya yang akan segera diumumkan dalam waktu dekat.

Selanjutnya, Lark berupaya memperluas implementasi platform di berbagai sektor industri di Indonesia dan Kawasan Asia Tenggara.

"Kami fokus bagaimana mendorong Lark agar dapat diimplementasikan oleh perusahaan terbesar dan paling inovatif di Indonesia. Kami sudah memiliki mitra besar seperti MPPA dan Goto. Kami melihat peluang untuk mendorong adopsi yang lebih luas, baik di dalam perusahaan-perusahaan tersebut maupun di segmen menengah," tuturnya dalam sesi media Gathering di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Menurut Mark, Lark dirancang sebagai platform produktivitas yang dapat digunakan lintas industri dan lintas skala perusahaan. Platform ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan perusahaan kecil dengan jumlah karyawan terbatas hingga perusahaan besar dengan puluhan ribu pekerja yang tersebar di berbagai wilayah.

“Lark dapat digunakan oleh perusahaan dengan 10 karyawan hingga 50.000 karyawan. Tidak ada batasan skala karena platform ini mudah diadopsi dan digunakan,” ujarnya.

Perbedaan Lark dengan Platform Lain

Lark dinilai memiliki perbedaan utama dibandingkan platform sejenis melalui konsep integrasi yang diusung.

Jika sebagian besar aplikasi digital masih berjalan secara terpisah, seperti layanan percakapan, konferensi video, maupun proyek manajemen, Lark menyatukan seluruh kebutuhan kerja tersebut ke dalam satu platform terintegrasi guna meningkatkan efisiensi sekaligus mempercepat proses pengambilan keputusan.

Selain mengusung konsep integrasi, Lark juga dikembangkan dengan pendekatan mobile-first . Platform yang dibangun sejak tahun 2016 ini menempatkan pengalaman penggunaan di perangkat seluler sebagai fondasi utama, sehingga seluruh fitur dirancang untuk mendukung pola kerja yang semakin fleksibel dan tidak lagi bergantung pada ruang kerja fisik.

Lark Hadirkan Terjemahan Otomatis, Permudah Kolaborasi Regional

Lark juga dilengkapi dengan fitur penerjemahan otomatis yang memungkinkan kolaborasi lintas negara dan lintas bahasa.

Fitur ini dinilai relevan bagi perusahaan regional yang memiliki tim kerja di berbagai negara Asia Tenggara, karena mampu mengurangi hambatan komunikasi dalam aktivitas operasional sehari-hari.

Untuk tahun 2026, Lark akan memprioritaskan pengembangan di sejumlah sektor industri, seperti ritel, makanan dan minuman, serta barang konsumsi.

Khusus di Indonesia, strategi awal difokuskan pada perusahaan skala besar yang memiliki reputasi kuat sebagai langkah membangun kepercayaan pasar dan memperluas penggunaan platform di berbagai segmen bisnis.

Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)