OpenAI Uji GPT-5.2 Code-Max, Model AI untuk Bantu Kerja Programmer Lebih Cepat

OpenAI mulai menguji GPT-5.2-Codex-Max, model baru Codex yang dirancang untuk menangani pemrograman kompleks, refactor kode besar, dan alur kerja developer profesional.

Diterbitkan 09 Januari 2026, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - OpenAI memperkuat layanan Codex dengan menguji model baru bernama GPT-5.2-Codex-Max. Model ini dirancang khusus untuk menangani tugas pemrograman kompleks, dan berfungsi sebagi rekan kerja bagi para pengembang dalam proses coding.

Model baru ini telah mulai diluncurkan secara bertahap, dan aksesnya masih terbatas untuk pengguna dengan jenis langganan tertentu. Kehadirannya melengkapi Codex generasi sebelumnya yang diperkenalkan OpenAI pada Desember 2025.

Saat Codex berbasis GPT-5.2 pertama kali dirilis, perusahaan kecerdasan buatan (AI) ini belum menyediakan varian Max untuk pelanggan berbayar. Pembaruan terbaru ini pun menandai peningkatan kemampuan Codex, khususnya untuk kebutuhan pemrograman tingkat lanjut.

Perusahaan menegaskan, agent tools di Codex tetap difokuskan untuk menangani tugas pemrograman berdurasi panjang. Sistem ini mampu menjaga konteks repositori bersekala besar lewat mekanisme pemadatan konteks.

Codex ini juga mampu mengelola perubahan kode besar seperti refactor dan migrasi tanpa kehilangan alur atau logika proyek.

Codex 5.2 juga hadir dengan kemampuan lebih handal dalam penggunaan berbagai alat pendukung pemrogramaan. Model ini diklaim bekerja lebig baik pada alur kerja Windows, serta memiliki kemampuan visual lebih kuat.

Codex juga dapat memahami tangkapan layar, mendeteksi bug antarmuka, hingga membaca diagram yang dibagikan selama sesi pengkodean.

Di sisi lain, GPT-5.1-Codex-Max saat ini menempati posisi tertinggi diatas versi regular dan menghadirkan peningkatan performa siginifikan. Pola pengembangan ini memberi sinyal GPT-5.2-Codex-Max berpotensi menjadi lompatan besar berikutnya.

OpenAI diperkirakan akan membagikan secara detail lebih lanjut mengenai GPT-5.2-Code-Max dalam beberapa hari mendatang.

OpenAI Perkenalkan GPT-5.2

Disisi lain, OpenAI resmi meluncurkan GPT-5.2, model kecerdasan buatan (AI) terbaru disebutka memiliki respons lebih cepat ketimbang generasi sebelumnya dan penantang utama Gemini 3 Pro.

Peluncuran ini dilakukan bertepatan dengan pengumuman kerja sama lisensi Sora bersama Disney, menandai langkah agresif OpenAI di tengah persiangan AI global kiat ketat.

Mengutip newsroom di situs OpenAI, Minggu (21/12/2025), GPT-5.2 membawa peningkatan signifikan dalam pembuatan spreadsheet, penyusunan presentasi, penulisan kode, pemahaman gambar, hingga pengelolaan konteks panjang dan proyek kompleks multi-tahap.

Varian paling canggih, GPT-5,2 Thinking, diklaim unggul jauh dibanding GPT-5.1. OpenAI menyebut, model AI ini menghasilkan kesalahan faktual 30 persen lebih sedikit. Peningkatan ini menyasar kebutuhan profesional seperti riset, penulisan, analisis, dan dukungan pengambilan keputusan.

GPT-5.2 Instant

Sebelumnya, GPT-5.2 Instant  hadir sebagai model untuk kebutuhan harian baik untuk belajar, bekerja, hingga pencarian informasi cepat.

Dibandingkan versi sebelumnya, model ini menunjukkan enigkatan yang jelas dalam menjawab pertanyaan berbasis informasi, memberikan panduan, penulisan teknis, hingga penerjemahan.

OpenAI juga mempertahanan nada percakapan hangat seperti GPT-5.1 Instant. Para penguji menilai GPT-5.2 Instant lebih piawai menjelaskan sesuatu secara ringkas maupun padat.

GPT-5.2 Pro

Disisi lain, GPT-5.2 Pro dirancang untuk pertanyaan berbobot tinggi, GPT-5.2 Pro menjadi varian paling canggih dari rangkaian model terbaru ini. OpenAI memposisikannya sebagai model dengan tingkat kecerdasan tertinggi dan stabilitas terbaik, terutama untuk domain yang menuntut akurasi tinggi seperti pemrograman dan analisis kompleks.

Uji coba internal menunjukkan GPT-5.2 Pro menghasilkan lebih sedikit kesalahan besar (critical errors) dan mampu memberikan penjelasan menyeluruh dengan tingkat konsistensi yang lebih baik dibanding varian lain. Meski waktu responsnya sedikit lebih lama, kualitas jawabannya dinilai sepadan dengan waktu tunggu tersebut.