Liputan6.com, Jakarta - Akaso baru saja memperkenalkan kamera 360 pertamanya di Indonesia. Bernama Akasa 360, kamera ini dirancang untuk pengguna yang ingin merekam momen dari berbagai sudut dengan mudah, praktis, dan imersif.Â
Tampil sebagai salah satu merek action camera terbesar di Amerika Utara, perusahaan mengakui peluncuran Akaso 360 ini sebagai langkah strategis perusahaan untuk memperkuat posisi di Asia Tenggara.
Menurut Akaso, Indonesia memiliki perkembangan kuat pada bidang pariwisata petualangan dan industri kreatif. "Indonesia memiliki potensi luar biasa dalam kreasi konten dan pariwisata petualangan," kata Sophie Wang, Country Manager Akasa Indonesia, dalam keterangannya, Kamis (11/12/2025).
Advertisement
Akaso 360 hadir dengan fitur lengkap ditujukan untuk pemula maupun kreator profesional. Perusahaan menyematkan dual sensor CMOS 48MP 1/2 inci dengan aperture f/2.25 dan mampu merekam video 5.7K serta foto hingga 72MP.Â
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5440076/original/095653900_1765421520-Akaso_360_02.png)
Dilengkapi fitur "Shoot First, Frame Later", pengguna bisa lebih kreatif untuk memilih angle terbaik setelah merekam. Beberapa fitur berbasis AI juga tersedia.
Kamera 360 ini dilengkapi AI Tracking untuk membantu kamera mengikuti subjek secara otomatis. Sementara itu, 360 HorizonSteady menjaga kamera tetap stabil saat merekam video sembari bergerak.
Pengguna juga bisa mengoperasikan kamera ini lewat layar sentuh 2,29 inci, Quick Capture, dan Vouce Control. Editing konten semakin mudah lewat aplikasi Akaso 360 dengan template SmartClip.
Seperti kamera 360 di pasaran saat ini, Akaso 360 memiliki bobot hnya 180 gram dan weather-proof sehingga cocok untuk kegiatan luar ruangan seperti hiking, diving, riding, running, hingga traveling.
Perusahaan mengklaim, kamera 360 pertamanya ini mampu bertahan hingga 60 menit pada 5,7K 30fps berkat baterai 1350mAh. Sementara itu, tersedia juga konektivitas Wi-Fi 2.4GHz dan 5GHz untuk proses transfer file.
Akaso 360 hadir dalam dua varian. Standar Package dibanderol mulai Rp 3 jutaan, dan Creator Combo dijual Rp 4 jutaan.
Atraksi Drone Warnai Opening SEA Games 2025 di Bangkok
Ajang olahraga multievent Asia Tenggara, SEA Games 2025 telah dimulai secara resmi pada Selasa (9/12/2025).
Meski beberapa cabang olahraga sudah lebih dulu menggulirkan persaingan, perhelatan dua tahunan edisi ini baru menggelar opening ceremony-nya di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Selasa (9/12/2025) malam WIB.
Atraksi drone mewarnai dibukanya SEA Games 2025. Ada ribuan drone yang terbang di langit Bangkok sebagai penanda dimulainya acara.
Tak sekadar menghiasi langit, drone tersebut juga membentuk formasi untuk mengilustrasikan ajang edisi ini, mulai dari logo, atlet yang berpartisipasi, sampai total cabor untuk dipertandingkan.
Adapun opening ceremony SEA Games Thailand mengusung konsep 'Green SEA Games'. Selain diwarnai drone, upacara juga menampilkan berbagai segmen pertunjukan yang diisi oleh tokoh-tokoh ternama dari berbagai bidang, termasuk sosok kelas nasional dan dunia serta atlet masa ke masa.
Terdapat pula hiburan musik yang ditampilkan oleh para musisi lokal.
Advertisement
Masyarakat Bisa Saksikan Opening Ceremony Lewat Layar Raksasa
Dilansir dari Antara, kemeriahan opening ceremony SEA Games 2025 tidak hanya terasa dari dalam Stadion Rajamangala, Bangkok, tetapi juga di area luar.
Masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dengan berdatangan ke kawasan stadion. Kebetulan, panitia telah menyiapkan sejumlah titik kumpul, lengkap dengan layar raksasa yang menyiarkan rangkaian opening ceremony.
Tak hanya menonton upacara pembukaan, masyaraat yang hadir turut bisa menikmati berbagai fasilitas hiburan serta opsi kuliner di sekitaran kawasan.
Megawati dan Robi Jadi Pembawa Bendera Merah Putih
Untuk diketahui, kontingen Indonesia sebelumnya telah memilih atlet voli putri Megawati Hangestri bersama penggawa cabor atletik Robi Syianturi sebagai pembawa bendera Indonesia dalam defile opening ceremony SEA Games 2025.
Kontingen Indonesia sendiri mengikuti defile dengan membawa kekuatan 69 atlet dari enam cabang olahraga .
Robi Syianturi tampil dengan setelan formal hitam, ulos, dan ikat kepala adat Sumatra Utara, yang melambangkan perlindungan serta doa restu. Sementara itu, Megawati mengenakan kebaya merah yang dipadu dengan kain tapis dan mahkota siger Lampung sebagai simbol martabat dan ketekunan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317507/original/011159500_1786016808-cek_fakta_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5440074/original/085371900_1765421348-Akaso_360_01.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517711/original/081796500_1772437376-v50-x.jpg)