Samsung Wallet Hadir di Indonesia, HP Galaxy Kini Bisa Jadi Dompet Digital dan Kunci Mobil

Samsung merilis Samsung Wallet di Indonesia, di mana pengguna bisa menyimpan kartu membership, boarding pass, hingga kunci digital mobil dalam satu aplikasi yang terintegrasi di HP Galaxy.

Diterbitkan 06 November 2025, 12:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Samsung Electronics Indonesia resmi meluncurkan Samsung Wallet untuk pengguna setianya di Tanah Air. Apa sih fungsinya?

Berbekal aplikasi ini, pengguna bisa menyimpan kartu membership, boarding pass, hingga kunci digital mobil dalam satu layanan terintegrasi di smartphone Galaxy.

Perusahaan asal Korea Selatan itu menyebutkan, kehadiran Samsung Wallet menjadi jawaban kebutuhan masyarakat yang semakin sering dan masif memakai layanan digital dalam aktivitas sehari-hari.

"Banyak masyarakat Indonesia telah mengadopsi gaya hidup digital. Namun, hidup yang semakin digital bisa menimbulkan masalah dengan semakin banyaknya aplikasi dan kartu diperlukan untuk berbagai kebutuhan," ucap Selvia Gofar, Head of Group MX Category Management, Samsung Electronics Indonesia, sebagaimana dikutip dari Samsung Newsroom.

Dia menambahkan, "Samsung Wallet hadir sebagai solusi dompet digital all-in-on pertama di Indonesia menyatukan semua.kebutuha esensial."

Samsung Wallet bisa langsung diakses di HP Galaxy, di mana pada tahap awal ini baru tersedia untuk pengguna Galaxy Z Fold7, Galaxy Z Flip7, dan Galaxy S25 Series.

Bagi pengguna yang sudah memakai HP Samsung di atas, bisa langsung mengakses Samsung Wallet melalui pembaruan aplikasi atau mengunduhnya d Google Play Store dan Galaxy Store.

Perusahaan menyebutkan, mereka akan memperluat daftar HP Galaxy apa saja yang bisa menggunakan Samsung Wallet ini secara bertahap.

Bersamaan dengan peluncuran ini, Samsung juga sudah menyiapkan ekosistem layanan terhubung dengan beberapa brand terkenal, baik untuk kebutuhan perjalanan, boarding pass, dan e-ticket bisa ditampilkan langsung di ponsel tanpa harus buka email atau aplikasi maskapai.

Di sisi otomotif, Samsung Wallet menggandeng BWM, MINI, dan BYD, untuk menghadirkan fitur kunci digital mobil. Berbekal aplikasi di ponsel Galaxy, pengguna bisa membuka dan menyalakan kendaraan menggunakan ponsel.

Lalu bagaimana dari sisi keamanan Samsung Wallet? Raksasa teknologi ini menegaskan, aplikasi ini sudah dilindungi oleh Samsung Knox, platform keamanan berlapis menempatkan data sensitif pengguna di lingkungan terisolasi bernama Secure Element.

Samsung mengklaim, keamanan aplikasinya ini sudah dilindungi enkripsi dan autentikasi biometrik sehingga hanya pemilik perangkat yang bisa membukannya.

Samsung Tunda Peluncuran Galaxy S26

Setelah sejumlah bocoran yang beredar dalam beberapa pekan terakhir, waktu peluncuran Samsung Galaxy S26 Series akhirnya mulai terungkap.

Menurut laporan media Korea yang dikutip dari Gizmochina, Selasa (4/11/2025), Samsung disebut tengah mempersiapkan acara Galaxy Unpacked untuk seri Galaxy S26 yang akan digelar pada 25 Februari 2026, atau sekitar sebulan lebih lambat dari jadwal peluncuran biasanya.

Acara tersebut dikabarkan akan berfokus pada tema kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang digelar di San Francisco, Amerika Serikat.

Seorang sumber yang mengetahui rencana perusahaan mengatakan, “Samsung sedang mempersiapkan acara Unpacked pertamanya di San Francisco dalam tiga tahun terakhir, sejak peluncuran Galaxy S23 pada 2023.”

Ia menambahkan, “San Francisco kini menjadi pusat pengembangan teknologi AI, sehingga lokasi ini dianggap paling tepat bagi Samsung--yang mengklaim sebagai pelopor era ponsel pintar berbasis AI--untuk memperkenalkan produk terbarunya.”

Perubahan Strategi Produk

Penundaan jadwal peluncuran ini diperkirakan berkaitan dengan penyesuaian strategi produk Samsung. Sebelumnya, beredar kabar Galaxy S25 Edge akan menggantikan varian Galaxy S26 Plus. Edge yang dinilai kurang berhasil di pasar membuat Samsung memutuskan untuk menghadirkan kembali versi Plus.

Dengan demikian, seri terbaru ini akan kembali hadir dalam tiga varian seperti sebelumnya: Galaxy S26, S26 Plus, dan S26 Ultra.

Laporan tersebut mengungkap bahwa seluruh model Galaxy S26, termasuk varian Ultra, akan ditenagai chipset Exynos 2600, menandai kembalinya prosesor buatan Samsung untuk model tertinggi setelah seri Galaxy S22.

Meski  demikian, Samsung tetap akan menerapkan strategi dua prosesor, dengan sebagian pasar global menerima varian yang ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm.

Seperti pada generasi sebelumnya, pembagian wilayah berdasarkan penggunaan chipsetakan tetap mengikuti kebijakan distribusi regional yang diterapkan perusahaan.

Samsung bakal Hadirkan Model Galaxy S26 Pro?

Pada beberapa pekan yang lalu beredar rumor mengenai perubahan nama ponsel flagship varian standar besutan Samsung, dari Galaxy S26 menjadi Galaxy S26 Pro.

Selain itu, rumor ini juga menyebut adanya wacana (comeback) kembalinya 'Edge series' untuk lini Galaxy S26.

Diwartakan Gizmochina, Senin (20/10/2025), meskipun kabar sebelumnya dapat memberikan nuansa nostalgia bagi para penggemar, sayangnya hal seperti itu tidak akan terjadi.

Sebab, informasi terpercaya sudah mengkonfirmasi tiga lini nama, jadi kemungkinan besar rumor ganti nama Galaxy S26 Pro diduga hoaks.

Nama-nama tersebut di antaranya Galaxy S26, Galaxy S26 Plus, dan Galaxy S26 Ultra. Jadi, mereka masih menggunakan konsep penamaan yang masih sama dengan strategi beberapa tahun terakhir.

Di sisi lain, beranjak dari penamaan 'Pro', rumor lainnya menyebut bahwa kehadiran Galaxy S26 Edge juga diragukan kebenarannya.

Walaupun demikian, tak dapat dipungkiri juga kalau Samsung memiliki rencana tersembunyi untuk merilis lini 'Edge' setelah peluncuran Galaxy S26 series.