MrBeast Sebut AI Ancam Nasib Kreator Konten: Masa-Masa yang Menakutkan!

YouTuber MrBeast menyuarakan kekhawatirannya bahwa AI bisa mengancam mata pencaharian jutaan kreator. Pernyataan ini muncul di tengah ledakan popularitas aplikasi video AI seperti Sora 2.

Diterbitkan 09 Oktober 2025, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kreator YouTube terkenal, MrBeast, menyuarakan kekhawatirannya tentang dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap masa depan para pembuat konten.

Ia secara terbuka bertanya-tanya bagaimana video yang dibuat oleh AI akan memengaruhi jutaan kreator yang selama ini menggantungkan penghasilan dari membuat konten.

Dalam sebuah unggahan di media sosial, pria bernama asli Jimmy Donaldson ini menyebut bahwa situasi sekarang adalah “masa-masa yang menakutkan”.

Ucapannya menjadi perhatian besar di industri karena MrBeast merupakan salah satu kreator YouTube dengan pengikut terbanyak dan penghasilan tertinggi di dunia, masuk dalam daftar Forbes 2025 dengan pendapatan mencapai USD 85 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun.

Mengutip TechCrunch, Kamis (9 /10/2025), kekhawatiran MrBeast ini muncul setelah kemunculan berbagai model video AI canggih, seperti Sora 2 buatan OpenAI.

Jika seorang kreator konten sebesar MrBeast saja merasa khawatir, bisa dibayangkan bahwa para kreator kecil kemungkinan merasakan ketakutan yang jauh lebih besar.

Ledakan Aplikasi Video Berbasis AI

Komentar MrBeast ini muncul tak lama setelah OpenAI meluncurkan Sora 2, versi terbaru dari alat pembuat video dan audio berbasis AI.

Peluncuran tersebut dibarengi dengan kedatangan sebuah aplikasi seluler mirip TikTok, yang memungkinkan pengguna membuat video AI, bahkan menampilkan versi digital diri mereka sendiri.

Aplikasi itu langsung menjadi fenomena. Dalam waktu singkat naik ke posisi nomor satu di App Store AS setelah mengalami lonjakan besar dalam jumlah unduhan.

Tak hanya OpenAI, YouTube juga ikut memanfaatkan teknologi AI dengan menghadirkan berbagai alat baru untuk para kreator.

Salah satunya adalah fitur yang memberi kesempatan pengguna membuat video AI menggunakan model Veo, yang dapat menganimasikan foto atau mengubah gaya visual video sesuai keinginan kreator.

Ironi di Balik Kekhawatiran MrBeast

Meski sempat mengungkapkan kekhawatirannya, MrBeast sebenarnya juga pernah terlibat dalam pengembangan teknologi AI.

Beberapa waktu lalu, ia mendapat sorotan setelah merilis alat pembuat thumbnail berbasis AI di platform analitik miliknya, Viewstats.

Namun, setelah menerima banyak kritik dari penggemar dan sesama kreator, ia segera menghapus fitur tersebut.

Sebagai gantinya, MrBeast berjanji akan menambahkan tautan ke para seniman manusia yang bisa diajak bekerja sama dalam membuat thumbnail.

Selain itu, badan filantropinya juga dilaporkan pernah melakukan investasi di bidang AI. Hal ini memperlihatkan betapa rumitnya posisi para kreator saat ini.

Di satu sisi mereka khawatir terhadap dampak AI, tapi di sisi lain mereka juga ikut memanfaatkannya untuk berkembang.

Debat di Industri Kreatif Antara Peluang dan 'Slop'

Sampai saat ini, masih banyak perdebatan di industri tentang seberapa besar pengaruh AI terhadap dunia kreator. Sebagian orang menganggap AI sebagai alat yang bisa membuka peluang bagi siapa saja untuk menjadi kreator.

Namun, ada juga yang percaya bahwa karya terbaik tetap membutuhkan sentuhan dan ide kreatif manusia untuk menghasilkan sesuatu yang bermakna.

Di sisi lain, banyak penonton justru melihat video buatan AI sebagai konten yang terasa datar atau tidak bernyawa, bahkan sering disebut sebagai “slop”. Mereka mengaku tidak menyukai kemunculan konten semacam itu di feed mereka.

Ke depannya, jika nanti AI berkembang begitu canggih hingga sulit dibedakan dari karya manusia, bisa saja kreator yang ketahuan menggunakan AI tanpa memberi tahu penontonnya bisa kehilangan kepercayaan dan merusak reputasi yang sudah dibangun.

Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik