Sukses

4 Kesalahan Saat Motret Pakai Kamera Smartphone di Malam Hari

Liputan6.com, Jakarta - Hunting foto atau memotret di malam hari memang mengasyikkan dan memberi tantangan tersendiri karena minimnya sumber cahaya di sekitar.

Jika hasil jepretan kurang jernih karena noise atau warna yang tidak detail, tentunya hal ini sangat menyebalkan.

Untuk mengatasi masalah tersebut dan mendapatkan hasil jepretan kece di malam hari, kamu tak harus membel kamera profesional. Kamera yang terbenam di smartphone juga bisa diandalkan untuk memotret di malam hari.

Samsung memberikan beberapa tips dan empat hal yang harus dihindari saat membidik objek di kondisi low light agar hasilnya jernih dan bebas noise.

1. Menggunakan Flash Sembarangan

Flash pada kamera smartphone biasanya digunakan untuk mendapatkan foto yang lebih terang di malam hari. Tapi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menggunakannya, salah satunya jarak. 

Hindari menggunakan flash untuk capture objek yang dekat karena nanti hasilnya jadi overexposure. Ada baiknya, atur jarak sekitar 2 meter antara smartphone dengan objek yang difoto supaya sinar flash terpancar merata.

Tips ini bisa kamu pakai saat mau ambil photo group saat nongkrong di malam hari atau foto Outfit Of The Day (OOTD).

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

2. Tidak Maksimalkan fitur Night Mode dan Pro Mode

Smartphone kekinian memungkinkan kamu untuk mengambil foto di malam hari dengan berbagai mode.

Jangan langsung puas melihat hasil foto pakai mode Auto di smartphone, karena ada fitur kamera lainnya yang siap dieksplor supaya hasil fotonya lebih sesuai dengan sesuai seleramu.

Dalam hal ini, Samsung Galaxy A23 5G memiliki Night Mode dan Pro Mode yang bisa dimaksimalkan untuk mengabadikan tiap momen menarik di malam hari.

Night Mode bisa kamu maksimalkan untuk mendapatkan foto low light yang bening secara instan dengan sekali tap.

3. Buru-Buru Bergerak Setelah Tekan Tombol Shutter

Saat ambil foto di malam hari, smartphone cenderung butuh waktu lebih lama untuk menangkap cahaya ketimbang di siang hari.

Jadi, ketika menggunakan Night Mode atau Pro Mode, kamu harus tetap steady setelah memencet tombol shutter agar foto yang dihasilkan tetap jernih dan tidak blur.

Tapi, bagaimana kalau kita punya tangan yang tremor atau shaky? Dalam hal ini, teknologi OIS yang sudah tersedia di kamera Galaxy A23 5G jadi solusinya.

Fitur OIS mampu meminimalkan dampak guncangan dari tangan pengguna yang gemetar atau bergerak terhadap kamera smartphone untuk menjaga ketajaman hasil foto yang ditangkap.

Selain itu, OIS juga membantu perangkat untuk bisa menangkap lebih banyak cahaya saat digunakan untuk mengambil foto di malam hari, jadi kamu bisa mendapat konten yang lebih cerah di kondisi low-light sekali pun.

 

 

3 dari 4 halaman

4. Posting foto Low-light Berkualitas Rendah Tanpa Diedit

Tidak dipungkiri, dengan kondisi pencahayaan yang minim, seringkali bikin hasil foto low light jadi agak blur, banyak noise di beberapa titik, hingga warnanya seperti tidak keluar.

Jangan pasrah dan langsung di-posting di media sosial. Supaya konten malam hari kamu bisa tetap estetis, edit foto kamu untuk memperbaiki kekurangan, misalnya mengubah nuansa warnanya agar lebih dramatis atau menyamarkan noise.

Dalam hal ini, kamu bisa edit foto dengan mudah tanpa aplikasi tambahan menggunakan fitur-fitur di Galaxy A23 5G.

Editing tools bawaan yang tersedia di Gallery ini memungkinkan kamu untuk memasang filter serta mengatur brightness, exposure, contrast, hingga saturation untuk mendapatkan tone yang lebih ideal, sehingga hasil foto jadi lebih sesuai dengan keinginan kamu.

Kalau mau explore lebih jauh, kamu bisa pakai aplikasi photo editing seperti PicsArt dan VSCO untuk pakai preset yang tersedia.

4 dari 4 halaman

Infografis Fitur Baru Kamera Tilang Elektronik di Jakarta

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS