Sukses

Cegah Akun WhatsApp Dibajak, Jangan Sebar PIN 6 Digit

Liputan6.com, Jakarta - Layanan messaging WhatsApp jadi salah satu aplikasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat untuk berkomunikasi, termasuk di Indonesia.

Meski begitu, masih banyak kejadian akun WhatsApp terkena pembajakan, entah karena diretas atau akibat kesalahan pengguna yang kurang waspada terhadap masalah ini.

Secara teori, mengambil alih kembali akun WhatsApp yang dibajak bisa dilakukan dengan memasukkan nomor telepon Anda di aplikasi, lalu meminta kode enam digit lagi.

Namun, peretas bisa mengirim spam ke nomor Anda dengan sekumpulan kode enam digit yang salah, sehingga akun WhatsApp Anda terkunci hingga 12 jam.

Saat pengguna belum mengatur PIN sendiri, ini bisa membuat pembajak dapat mengatur PIN buatan mereka di akun Anda, dan mengunci Anda selama tujuh hari secara keseluruhan.

Dilansir The Verge, dikutip Minggu (14/8/2022), pengguna WhatsApp harus ingat bahwa ada dua hal yang harus dipatuhi saat menggunakan aplikasi milik Meta ini, demi mencegah akun WhatsApp dibajak.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Cara Mengatur PIN WhatsApp

Pertama, jangan pernah membagikan kode enam digit WhatsApp Anda dengan siapapun, bahkan ke orangtua, sahabat, termasuk saudara.

Kedua, jika sesuatu yang buruk terjadi, pengaturan PIN bisa menjadi penghalang lain untuk menghentikan seseorang dapat masuk ke akunmu. Untuk mengatur PIN, kamu dapat melakukan langkah berikut:

  1. Buka WhatsApp dan klik tiga titik di kanan atas layar
  2. Pilih Settings (Pengaturan), masuk ke Account (Akun, dan pilih Verifikasi dua langkah (Two-step verification)
  3. Tekan "Enable" lalu pilih PIN enam digitmu.

Langkah berikutnya mungkin tidak wajib. Meski begitu, menambahkan alamat email akan memungkinkan pengguna memulihkan akun apabila lupa PIN.

WhatsApp akan meminta pin pengguna secara berkala saat digunakan, agar pengguna tidak gampang lupa. Namun disarankan, Anda tetap memiliki cadangan.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 3 halaman

WhatsApp Mungkinkan Pengguna Hapus Pesan 2 Hari Setelah Terkirim

Meta, perusahaan induk aplikasi pesan WhatsApp baru saja meluncurkan update dimana penggunanya dapat menghapus pesan dua hari setelah terkirim.

Fitur baru WhatsApp ini diumumkan oleh perusahaan lewat akun Twitter resmi mereka, dimana pengguna memiliki waktu 2 hari dan 12 jam untuk menghapus pesan.

Sebelumnya, pengguna WhatsApp hanya memiliki batas waktu menghapus pesan 1 jam, 8 menit, dan 16 detik--secara spesifik.

Untuk menggunakan fitur baru di WhatsApp ini, kamu bisa buka grup atau chat individu. Pastikan untuk men-tap dan tahan pesan yang ingin dihapus. Lanjutkan dengan klik tombol "Hapus", lalu pilih "Hapus untuk semua orang" atau "Hapus untuk saya".

Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, semua penerima pesan harus sudah meng-update aplikasi WhatsApp mereka ke versi terkini agar fitur ini berfungsi.

Selain itu, kamu tidak akan mendapatkan notifikasi atau pemberitahuan jika pesan WhatsApp tersebut tidak terhapus di sisi penerima.

(Dio/Ysl)

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS