Sukses

Apple Watch Series 8 Bakal Bisa Deteksi Jika Pengguna Demam

Liputan6.com, Jakarta - Apple dikabarkan akan merilis perangkat wearable terbarunya, Apple Watch Series 8 tahun ini. Salah satu rumor yang menyeruak mengenai Apple Watch Series 8 adalah adanya kemampuan sensor suhu tubuh yang bisa mengetahui apakah pengguna sedang demam.

Informasi ini pertama diungkapkan dalam laporan Mark Gurman dari Bloomberg. Laporan Gurman, seperti dikutip Tekno Liputan6.com dari The Verge, Senin (4/7/2022) menyebut, jam tangan tersebut bisa mendeteksi lonjakan suhu tubuh kemudian membuat penggunanya mendeteksi lebih lanjut dengan termometer dan pergi ke dokter setelahnya.

Namun laporan Gurman, sensor suhu tubuh tersebut masih harus melalui pengujian internal. Jika lulus, Apple disebut-sebut akan memasukkan fitur tersebut di Watch Series 8. Kendati demikian, Apple Watch SE entry level yang akan datang, kemungkinan tidak akan didukung sensor suhu tubuh.

Rumor tentang sensor suhu tubuh ini bukanlah hal baru. Gurman pertama kali menunjukkan kemungkinan adanya sensor ini pada Juni 2021, namun prediksinya mundur pada Januari tahun ini.

Pada April, ia sekali lagi menyebut, Apple Watch Series terbaru akan didukung sensor suhu tubuh. Memperkuat laporan, analis rantai pasokan Apple, Ming-Chi Kuo juga meyakini sensor suhu tubuh akan memulai debutnya di Apple Watch Series 8 yang dirilis akhir 2022 ini.

The Wall Street Journal sebelumnya juga melaporkan, sensor suhu tubuh bisa dipakai untuk pelacakan kesuburan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informsasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Bisa Prediksi Siklus Kesuburan via Sensor Suhu Tubuh

Pasalnya, perubahan suhu tubuh dapat membantu seseorang menentukan kapan mereka lebih mungkin untuk hamil atau memprediksi kapan pengguna perempuan akan hamil atau siklus menstruasinya.

Meski begitu, belum jelas bagaimana rencana Apple, apakah benar akan menambahkan kemampuan pelacakan siklus kesuburan menggunakan sensor suhu tubuh tersebut.

Terlepas dari itu, perubahan lain yang akan dinikmati pengguna di Apple Watch dari sisi tampilan cukup minor dibanding versi sebelumnya. Perubahan layar kemungkinan akan ada di model yang lebih flagship.

Gurman memperkirakan, prosesor pada Apple Watch Series 8 akan memiliki tingkat kinerja yang sama dengan chip di Apple Watch Series 7 dan Series 6.

Bantu Pasien Parkinson

Terlepas sensor suhu tubuh, sensor gerak yang tertanam di Apple Watch ternyata bisa menjadi alat yang berguna bagi dokter untuk memantau pasien Parkinson.

Administrasi Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat (Food and Drug Administration/FDA) telah memberikan persetujuan kepada Rune Labs untuk menggunakan perangkat lunak mereka yang dipasangkan dengan Apple Watch untuk melacak gejala penyakit Parkinson.

 

3 dari 3 halaman

Sensor Gerak Bisa Deteksi Parkinson

Reuters melaporkan startup kesehatan digital yang berbasis di San Francisco itu menciptakan perangkat lunak untuk watchOS yang dapat mendeteksi gejala umum Parkinson seperti tremor, gerakan yang tidak disengaja atau lambat, kekakuan, dan keseimbangan yang buruk.

Smartphone dan bentuk pemantauan jarak jauh lainnya dari Parkinson telah ada untuk sementara waktu, tetapi ini adalah perangkat lunak pertama yang dirancang untuk Apple Watch.

Mengutip Engadget, Rabu (15/6/2022), sejak Apple Watch Series 4 pertama kali dirilis pada tahun 2018, perangkat ini mampu mendeteksi benda jatuh dan menawarkan metrik aktivitas tingkat lanjut.

Apple pada tahun yang sama menambahkan Movement Disorder API ke ResearchKit open-source, membuka pintu bagi pengembang dalam membuat aplikasi watchOS untuk melacak Parkinson dan penyakit lainnya. Rune Lab adalah yang pertama menggunakan API untuk tujuan komersial.

Aplikasi watchOS dari Rune Labs akan memberi dokter akses ke data pergerakan pasien dari waktu ke waktu, selanjutnya dapat melengkapi informasi yang mereka dapatkan dari pemeriksaan fisik secara langsung.

Rune Labs juga mencatat bahwa Apple Watch tidak mampu memberi pasien gambaran lengkap tentang gangguan mereka.

(Tin/Ysl)