Sukses

Ini Alasan Anak Elon Musk, Xavier Alexander Ganti Nama dan Gender

Liputan6.com, Jakarta - Xavier Alexander Musk, anak Elon Musk bersama mantan istrinya Justine Wilson kabarnya sudah mengajukan permohonan untuk mengganti nama dan jenis kelaminnya di pengadilan California, Amerika Serikat.

Lahir pada 2004, Xavier Alexander adalah anak kedua dari pernikahan CEO Tesla itu bersama dengan Justine Wilson.

Diketahui, Xavier memiliki saudara kembar bernama Griffin Musk. Sebelum keduanya lahir, Elon dan Justine sudah memiliki anak perempuan bernama Nevada Alexander Musk yang lahir pada 2002.

Namun, anak Elon Musk dan Justine meninggal dunia pada usia 10 pekan karena sindrom kematian bayi.

Mengutip laporan New York Post, Rabu (22/6/2022), anak Elon Musk ini telah mengajukan permohonan pada April lalu bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-18.

Diketahui, kini Xavier mengubah namanya menjadi Vivian Jenna Wilson dengan gender sebagai perempuan.

Dalam beberapa pemberitaan, alasan Vivian mengubah nama dan gendernya adalah tidak ingin terkait lagi dengan sang ayah.

"Identitas gender dan fakta saya tidak lagi hidup dengan atau ingin berhubungan dengan ayah kandung saya dengan cara, atau bentuk apa pun," tulis Vivian Jenna Wilson di akun media sosialnya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Anak-Anak Elon Musk

Elon Musk. (Patrick Pleul/Pool Photo via AP, File)

Elon dan Justine juga memiliki tiga anak kembar Damian, Kai, dan Saxon pada tahun 2006, sebelum berpisah di 2008. Keduanya berbagi hak asuh atas lima anak mereka.

Bos Tesla itu kemudian diketahui menjalin hubungan dengan Grimes dan dari hubungan itu, lahirlah seorang putra bernama X Æ A-12 yang lahir di 2020, dan seorang putri bernama Exa Dark Sideræl yang lahir di 2021.

Musk akhirnya berpisah dari penyanyi itu pada September 2021. Belum ada pernyataan resmi dari Musk soal pemberitaan ini. Tidak diketahui juga apakah dia tahu tentang permohonan putrinya tersebut.

Meski begitu, pada 19 Juni lalu, Musk melalui akun Twitternya mencuitkan: "Saya sangat menyayangi semua anak-anak saya," melanjutkan sebuah Tweet ucapan selamat Hari Ayah.

 

3 dari 3 halaman

Elon Musk Sempat Dikritik Soal Isu Transgender

<p>Elon Musk dalam Met Gala 2022. (Evan Agostini/Invision/AP)</p>

Dikutip dari The Guardian, kepada Daily Beast, Musk juga sempat mengkritik media karena menerbitkan cerita tentang putrinya dan namanya.

"Dia tidak ingin menjadi figur publik," kata CEO SpaceX itu. "Saya pikir penting untuk membela hak privasinya."

"Tolong jangan keluarkan seseorang yang bertentangan dengan keinginan mereka - itu tidak dibenarkan," ujarnya tanpa menanggapi permintaan komentar lebih lanjut.

Elon Musk sendiri menyatakan dirinya mendukung isu-isu transgender. Meski begitu, di 2020, dia mendapatkan kecaman karena mengkritik kata ganti untuk orang-orang transgender dan non-biner.

"Saya benar-benar mendukung trans, tetapi semua kata ganti ini adalah mimpi buruk estetika," ujarnya saat itu. "Kata ganti menyebalkan."

Sementara itu, ibu dari Vivian dan mantan istri Elon Musk, Justine, melalui Twitter-nya, mengatakan dirinya bangga atas pergantian nama anaknya.

(Dio/Ysl)