Sukses

Profil Xavier Alexander, Anak Elon Musk yang Ganti Nama Jadi Vivian Jenna Wilson

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu anak Elon Musk menarik perhatian media setelah pengumumannya untuk mengubah nama dan jenis kelaminnya, serta menyatakan tidak ingin terkait lagi dengan sang ayah.

Putri transgender Musk, Vivian, secara resmi mengajukan pergantian nama dan jenis kelaminnya ke pengadilan California, Amerika Serikat. Sebelumnya, dia dikenal dengan nama Xavier Alexander Musk.

Diketahui, permohonan ini sudah diajukan pada bulan April lalu, ketika dia berulang tahun ke-18. Namun, ini akhirnya bocor ke media hampir dua bulan kemudian.

Adapun, alasan perubahan dalam petisi yang dibagikan secara daring adalah: "Identitas gender dan fakta saya tidak lagi hidup dengan atau ingin berhubungan dengan ayah kandung saya dengan cara, atau bentuk apa pun."

Mengutip New York Post, Rabu (22/6/2022), remaja 18 tahun ini pun mengajukan pergantian namanya menjadi Vivian Jenna Wilson, mengambil nama belakang ibunya, karena "dia ingin diakui sebagai perempuan."

Sidang untuk permohonan ganti nama ini rencananya akan digelar pada hari Jumat mendatang waktu setempat.

Vivian Wilson, atau sebelumnya dikenal dengan nama Xavier Musk, lahir pada tahun 2004 dari pasangan Elon Musk dan Justine Wilson. Dia diketahui memiliki saudara kembar bernama Griffin Musk.

Keduanya sebenarnya juga memiliki kakak perempuan bernama Nevada Alexander Musk yang lahir di 2002. Namun, anak Elon Musk ini meninggal karena sindrom kematian bayi mendadak pada usia 10 pekan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Anak-Anak Elon Musk

Elon dan Justine juga memiliki tiga anak kembar Damian, Kai, dan Saxon pada tahun 2006, sebelum berpisah di 2008. Keduanya berbagi hak asuh atas lima anak mereka.

Bos Tesla itu kemudian diketahui menjalin hubungan dengan Grimes dan dari hubungan itu, lahirlah seorang putra bernama X Æ A-12 yang lahir di 2020, dan seorang putri bernama Exa Dark Sideræl yang lahir di 2021.

Musk akhirnya berpisah dari penyanyi itu pada September 2021. Belum ada pernyataan resmi dari Musk soal pemberitaan ini. Tidak diketahui juga apakah dia tahu tentang permohonan putrinya tersebut.

Meski begitu, pada 19 Juni lalu, Musk melalui akun Twitternya mencuitkan: "Saya sangat menyayangi semua anak-anak saya," melanjutkan sebuah Tweet ucapan selamat Hari Ayah.

3 dari 3 halaman

Elon Musk Sempat Dikritik Soal Isu Transgender

Dikutip dari The Guardian, kepada Daily Beast, Musk juga sempat mengkritik media karena menerbitkan cerita tentang putrinya dan namanya.

"Dia tidak ingin menjadi figur publik," kata CEO SpaceX itu. "Saya pikir penting untuk membela hak privasinya."

"Tolong jangan keluarkan seseorang yang bertentangan dengan keinginan mereka - itu tidak dibenarkan," ujarnya tanpa menanggapi permintaan komentar lebih lanjut.

Elon Musk sendiri menyatakan dirinya mendukung isu-isu transgender. Meski begitu, di 2020, dia mendapatkan kecaman karena mengkritik kata ganti untuk orang-orang transgender dan non-biner.

"Saya benar-benar mendukung trans, tetapi semua kata ganti ini adalah mimpi buruk estetika," ujarnya saat itu. "Kata ganti menyebalkan."

Sementara itu, ibu dari Vivian dan mantan istri Elon Musk, Justine, melalui Twitter-nya, mengatakan dirinya bangga atas pergantian nama anaknya.

(Dio/Ysl)