Sukses

Epic Games Store Kembali Gelar Diskon Besar-Besaran, Ini Daftar Game Rekomendasi

Liputan6.com, Jakarta - Epic Games kembali menawarkan diskon besar-besaran untuk sejumlah judul game yang ada di platformnya. Bertajuk Epic Mega Sale, program ini digelar mulai dari 19 Mei hingga 16 Juni 2022.

Dikutip dari situs Epic Games Store, Jumat (20/5/2022), diskon yang ditawarkan dalam program ini mencapai 75 persen. Ada sekitar 700 judul game PC yang ditawarkan dalam program ini.

Berdasarkan pantauan, program diskon yang diberikan tidak hanya untuk game-game lawas. Kamu juga bisa menemukan sejumlah judul game yang masih terbilang baru, seperti Tiny Tina's Wonderlands dan Ghostwire: Tokyo.

Tdak hanya diskon untuk sejumlah judul game, Epic Games juga memberikan kupon diskon hingga 25 persen untuk setiap transaksi yang memenuhi syarat. Bahkan, ada sejumlah judul game yang dibagikan gratis setiap pekan.

Nah, bagi kamu yang tertarik membeli game PC dalam program ini, Tekno Liputan6.com memberikan sejumlah game rekomendasi yang bisa kamu pilih. Apa saja? Simak daftarnya berikut ini.

  • Among Us - Rp 21.599
  • Assassin's Creed Valhalla - Rp 247.600
  • Batman Arkham Knight - Rp 26.000
  • Borderlands: The Handsome Collection - Rp 140.750
  • Cities: Skylines - Rp 49.999
  • Control - Rp 233.400
  • Cyberpunk 2077 - Rp 353.000
  • Dead by Daylight - Rp 53.999
  • Death Stranding Director’s Cut - Rp 431.999
  • Far Cry 6 Standard Edition - Rp 309.500
  • Final Fantasy 7 Remake Intergrade - Rp 730.590
  • Hitman III - Rp 309.378
  • Horizon Zero Dawn Complete Edition - Rp 364.500
  • Jurassic World Evolution - Rp 155.000
  • Mafia: Trilogy - Rp 349.500
  • Nioh: The Complete Edition - Rp 154.750
  • Red Dead Redemption 2 - Rp 320.000
  • Star Wars Jedi: Fallen Order - Rp 140.500
  • The Division 2 - Rp 46.350
  • The Witcher 3: Wild Hunt - Rp 57.600
  • TowerFall Ascension - Rp 23.500
  • World War Z: Aftermath - Rp 129.599

Sementara untuk pekan pertama, game yang dibagikan gratis adalah Borderlands 3 sudah dapat diklaim mulai sekarang hingga 26 Mei 2022 mendatang. Adapun judul game selanjutnya dapat dilihat melalui Epic Games Store Vault.

Perlu diketahui, game yang sudah diklaim nantinya akan terus ada di akun Epic Games Store selamanya. Karenanya, kamu bisa mengunduh dan memainkannya kapan saja.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Unreal Engine 5 Diluncurkan, Ini Berbagai Fitur Andalannya

Di sisi lain, Epic Games baru saja merilis Unreal Engine 5 (UE5) ke publik beberapa waktu lalu. Beberapa fitur dan workflow dari game engine UE5 sendiri sebelumnya sudah teruji dalam pengembangan Fortnite dan demo The Matrix Awakens: An Unreal Engine 5 Experience.

Melalui keterangan resminya, Epic menyebutkan, beberapa fitur utama seperti Lumen dan Nanite belum divalidasi untuk workflow non-game, serta menjadi target untuk perilisan di masa mendatang.

Meski begitu, Epic mengatakan, dikutip Senin (11/4/2022), semua kreator bisa terus menggunakan workflow yang didukung UE 4.27.

"Namun, mereka juga akan mendapat manfaat dari Unreal Editor yang didesain ulang," tulis perusahaan.

Beberapa manfaat tersebut seperti kinerja yang lebih baik, animation tools yang artist-friendly, mesh creation dan editing toolset yang diperluas, path tracing yang ditingkatkan, dan banyak lagi.

Berikut ini beberapa fitur-fitur utama yang baru, yang diperkenalkan Epic Games di Unreal Engine 5. 

Rendering real-time generasi terbaru

Unreal Engine 5 memperkenalkan berbagai fitur inovatif untuk melakukan rendering terhadap real-time world dengan detail dan ketelitian yang luar biasa.

Pertama adalah Lumen, solusi iluminasi global yang sangat dinamis. Dengan ini, developer dapat menciptakan scene yang menarik.

Di sini, pencahayaan tidak langsung akan beradaptasi secara cepat terhadap perubahan pencahayaan langsung atau geometri, misalnya, mengubah sudut matahari sesuai waktu, menyalakan lampu senter, atau membuka pintu luar.

"Dengan Lumen, Anda tidak lagi harus membuat berbagai lightmap UV, menunggu lightmaps sampai baking, atau menempatkan reflection captures," tulis Epic Games.

"Anda cukup membuat dan mengedit light di dalam Unreal Editor dan melihat lightning final yang sama dengan yang akan dilihat pemain Anda saat game atau pengalaman dijalankan di platform target," imbuh Epic Games.

3 dari 4 halaman

Nanite dan VSMs

Terdapat juga sistem geometri micropolygon tervirtualisasi milik UE5 terbaru, Nanite, yang memberi pengguna kemampuan untuk membuat game dan pengalaman dengan detail geometris yang masif.

Ini membantu mengimpor langsung source art berkualitas film yang mengandung jutaan polygon.

Mulai dari ZBrush sculpts hingga pemindaian fotogrametri serta menempatkannya jutaan kali, sambil mempertahankan kecepatan gambar secara real time, tanpa kehilangan ketepatannya.

Fitur lain adalah Virtual Shadow Maps (VSMs), yang didesain khusus untuk bekerja secara kompak dengan Lumen dan Nanite. Fitur ini menyediakan soft shadow dengan biaya yang masuk akal dan terkendali.

Menurut Epic Games, Nanite dan VSM secara cerdas mengirim dan memproses detail yang dapat dilihat, sebagian besar menghilangkan batasan polycount dan draw call, serta menghapus pekerjaan yang menghabiskan waktu.

Fitur lainnya adalah Temporal Super Resolution (TSR), sistem upsampling bawaan yang merupakan platform independen dan berkualitas tinggi.

Mesin ini bisa melakukan rendering pada resolusi yang jauh lebih rendah dengan ketelitian pixel yang sama dengan gambar yang rendering pada resolusi yang lebih tinggi. 

4 dari 4 halaman

Toolset Open World Terbaru

Dengan Unreal Engine 5, sistem World Partition baru mengubah bagaimana level dikelola dan dikirimkan, sehingga secara otomatis membagi dunia menjadi sebuah grid dan mengirimkan sel-sel yang diperlukan.

Para anggota tim juga bisa bekerja secara bersamaan di kawasan yang sama di World yang sama tanpa saling bersinggungan, berkat sistem One File Per Actor (OFPA) yang baru.

Sementara dengan Data Layers, pengguna bisa membuat variasi berbeda dari world yang sama, seperti versi siang dan malam, atau geometri yang utuh atau terpisah, karena layer ada di ruang yang sama.

Epic meletakkan dasar untuk menciptakan world yang sangat masif di UE5, tanpa harus rebasing atau menerapkan trik lain, dengan dukungan awal untuk Large World Coordinates (LWC), yang menggunakan nilai presisi ganda. 

Dengan Unreal Engine 5, pengguna bisa membuat animasi sesuai konteks, menggunakan kembali animasi yang sudah ada, dan mengadaptasi animasi agar sesuai dengan kondisi gameplay yang sedang berjalan.

Untuk pembuatan animasi, ada rangkaian tools baru yang artist-friendly yang memungkinkan Anda bekerja langsung di Unreal Editor.

Yang disoroti antara lain kemampuannya untuk secara cepat dan mudah menciptakan rig dan membagikannya di beberapa karakter dengan Control Rig yang sudah disempurnakan dan siap diproduksi.

Setelah itu menganimasikannya dalam Sequencer, di mana Anda bisa menyimpan dan menerapkan pose tersebut dengan Pose Browser yang baru, dan mengaplikasi kunci-kunci campuran dengan undershoot atau overshoot menggunakan Tween tool.

(Dam/Ysl)