Sukses

Gojek dan Disdukcapil DKI Kolaborasi: GoSend Bisa Dipakai untuk Kirim E-KTP

Liputan6.com, Jakarta Gojek dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi DKI Jakarta mengintegrasikan aplikasi Akses Langsung Pelayanan Dokumen Kependudukan Cepat dan Akurat (Alpukat Betawi) dengan GoSend.

Integrasi juga dilakukan dengan solusi payment gateway Midtrans yang merupakan bagian dari GoTo Financial. Hal ini bertujuan untuk menghadirkan layanan administrasi kependudukan daring yang praktis, cepat, dan aman.

Alpukat Betawi merupakan salah satu bentuk akses langsung kepada warga DKI Jakarta untuk mengajukan pelayanan administrasi kependudukan. Platform ini tersedia dalam bentuk website dan aplikasi.

Di Alpukat Betawi, masyarakat dapat mengurus dokumen kependudukan mulai dari akta lahir, kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el/eKTP), kartu keluarga, Kartu Identitas Anak, perubahan biodata, hingga akta kematian, secara daring.

Dengan integrasi ini, warga DKI dapat langsung memesan layanan GoSend Instant maupun SameDay langsung di aplikasi Alpukat Betawi, untuk mengirim dokumen KTP dan KIA yang telah diterbitkan di Disdukcapil DKI Jakarta.

Dyan Shinto Ekopuri, Direktur Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik Gojek, mengklaim dengan integrasi ini, masyarakat akan jadi lebih mudah mendapatkan layanan hanya dengan satu aplikasi saja.

"Warga DKI Jakarta kini dapat memesan GoSend dan memantau status pengiriman melalui live tracking langsung di Alpukat Betawi," kata Dyan dalam keterangan tertulisnya, dikutip Jumat (13/5/2022).

Pembayaran layanan GoSend juga dapat dilakukan melalui aplikasi Alpukat Betawi lewat scan QRIS dan menggunakan GoPay. Kemudahan pembayaran ini dihadirkan lewat integrasi Alpukat Betawi dengan Midtrans.

Dyan mengatakan, kolaborasi antara layanan GoSend dan Alpukat Betawi ini meningkatkan efektifitas waktu dan efisiensi dalam alur pengurusan dokumen.

"Khususnya mampu mewujudkan pengiriman dokumen kependudukan yang cepat bagi warga DKI Jakarta," kata Dyan.

Terlebih, menurutnya, 50 persen pengajuan pengurusan dokumen kependudukan dilakukan secara daring di tengah pandemi ini.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Soal Keamanan dan Kerahasiaan

Berdasarkan data Disdukcapil DKI Jakarta, jumlah penduduk DKI Jakarta sebanyak 11.261.595 jiwa. Mereka memproses sekurangnya 350 ribu dokumen kependudukan melalui platform Alpukat Betawi sepanjang tahun 2021 saja.

Budi Awaludin, Kepala Disdukcapil DKI Jakarta mengatakan, setiap warga membutuhkan layanan kependudukan yang cepat dan efisien.

"Sejak bulan lalu cetak KTP dan KIA dapat diselesaikan dalam 15 menit dari sebelumnya sekitar 1 jam," kata Budi. Ia pun menyebut, pencapaian layanan semacam ini harus terus ditingkatkan, salah satunya melalui upaya kerja sama dengan ekosistem Gojek.

Budi pun optimistis, integrasi ini dapat membuat pelayanan menjadi lebih optimal dan transparan, karena pendataan semua layanan telah terpusat pada aplikasi.

Selain itu, integrasi ini dinilai bisa meningkatkan kepuasan warga DKI Jakarta, terhadap layanan pemerintah.

Sementara untuk memastikan keamanan, kerahasiaan, dan ketepatan dokumen, nomor registrasi dan informasi mitra GoSend akan tercatat dalam sistem Disdukcapil.

Dokumen yang bakal dikirimkan akan dimasukan ke dalam amplop yang bersegel, dan petugas Disdukcapil akan mencocokan nomor dokumen dan nomor order pengiriman pada saat pick up.

Gojek juga memberikan penawaran bagi warga DKI yang memesan layanan GoSend untuk pengurusan dokumen kependudukan melalui Alpukat Betawi, berupa diskon ongkir maksimal sebesar Rp 6 ribu selama 12 Mei 2022 hingga 26 Mei 2022.

3 dari 4 halaman

PMI DKI Jakarta Gandeng Gojek

Beberapa waktu lalu, Palang Merah Indonesia (PMI) juga menggandeng layanan GoSend dari Gojek, untuk pengiriman transfusi darah dengan lebih cepat dan aman melalui GoSend Portal.

Mengutip keterangan resminya, Kamis (28/4/2022), penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara GoSend dan PMI ini digelar pada Senin, 25 April 2022 kemarin.

Kerja sama ini membuat layanan logistik on-demand Gojek itu menjadi mitra strategis dalam pengiriman instan antara PMI dan rumah sakit, yang telah terdaftar sebagai rekan PMI di DKI Jakarta.

Shinto Nugroho, Direktur Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik GoTo, mengatakan, tujuan kerja sama dengan PMI adalah untuk memperkuat sinergi dalam pelayanan publik.

"Pengiriman transfusi darah merupakan hal yang krusial dan membutuhkan kecepatan serta kepastian," kata Shinto.

 

4 dari 4 halaman

PMI Perkuat Jalur Distribusi

Menurut Ketua Palang Merah Indonesia Provinsi DKI Jakarta, H. Rustam Effendi, kebutuhan darah di DKI per harinya dapat mencapai 1.000 hingga 1.200 kantong darah, untuk membantu sekitar 180 rumah sakit di Jakarta.

"Pada masa pandemi, dengan adanya kebijakan pembatasan sosial berskala besar, maka kegiatan donor darah di instansi-instansi menurun sampai dengan 90 persen turun pada puncak pandemi," kata Rustam menambahkan.

Maka dari itu, kata Rustam, penting bagi PMI untuk memperkuat jalur distribusi dan melakukan kegiatan donor darah bersama GoSend dan para mitra mereka.

Hal ini untuk mendukung PMI dalam menjalankan tugas kemanusiaan, yaitu memenuhi kebutuhan darah kepada masyarakat.

Dengan kerja sama ini, PMI dapat melakukan pemesanan melalui GoSend Portal, untuk pengambilan tas khusus dari rumah sakit yang melakukan permohonan ke PMI, serta pengantaran dari dari PMI ke rumah sakit yang dituju.

(Dio/Isk)