Sukses

10 Tahun Lagi? Tim Cook Sebut Tidak Akan Bertahan Selama Itu di Apple

Liputan6.com, Jakarta - Tim Cook diketahui telah mengambil alih tampuk kepemimpinan Apple sejak Oktober 2011. Dia menggantikan Steve Jobs yang mundur karena alasan kesehatan.

Pada 2009, Tim Cook juga sebenarnya sempat menggantikan sosok Steve Jobs karena kanker yang dideritanya. Namun setelah memimpin selama kurang lebih 207 hari, kepemimpinan Apple kembali pada Steve sebelum akhirnya dia memutuskan benar-benar mundur dari perusahaan.

Kini setelah memimpin Apple hampir satu dekade, Tim Cook akhirnya membicarakan mengenai masa depannya di perusahaan. Hal itu diungkapkan Tim dalam sebuah siniar (podcast) dengan jurnalis teknologi, Kara Swisher.

Dikutip dari Phone Arena, Selasa (6/4/2021), Tim sempat mengungkapkan kemungkinan dirinya untuk mundur dari perusahaan. Saat itu, dia ditanyakan apakah masih akan bertahan di Apple dalam sepuluh tahun ke depan.

Menjawab pertanyaan tersebut, Tim mengatakan hal itu mungkin tidak akan terjadi. Kendati demikian, dia memang belum mengetahui kapan pastinya akan meninggalkan Apple.

"10 tahun lagi, kemungkinan tidak. Namun dapat saya katakan, saya merasa sangat hebat saat ini dan kapan waktunya (keluar) belum dapat dipastikan. Akan tetapi, 10 tahun lagi adalah waktu yang lama--dan mungkin tidak lebih dari 10 tahun," tutur pria berumur 60 tahun tersebut.

Dia juga menuturkan belum memikirkan apa yang akan dilakukan setelahnya apabila benar-benar keluar dari Apple. Sebab, Tim Cook mengatakan sangat mencintai Apple dan sulit membayangkan hidup di luar perusahaan.

Kiprah Tim Cook di Apple sendiri memang terbilang moncer. Meski bukan berarti seluruh produk menuai respons positif, kapitalisasi pasar Apple meningkat dari USD 350 miliar menjadi USD 2 triliun di bawah kepemimpinannya.

2 dari 3 halaman

CEO Apple Tim Cook Resmi Jadi Miliarder, Kejar Jeff Bezos dkk

Tahun lalu, Bloomberg Billionaires Index mengungkap laporan tentang nilai kekayaan bersih CEO Apple Tim Cook.

Dikutip dari laporan Bloomberg, Selasa (11/8/2020), Cook kini memiliki kekayaan bersih bernilai USD 1 miliar atau sekitar Rp 14,60 triliun.

Perhitungan ini berdasarkan analisis pengajuan peraturan dan penerapan kinerja pasar dari investor dan hasil dari penjualan sahamnya.

Tim Cook resmi menggantikan posisi Steve Jobs selaku CEO sejak Agustus 2011 dan memimpin Apple hingga menjadi salah satu perusahaan paling berharga di dunia.

Pencapaian ini cukup langka terjadi di dalam dunia bisnis, mengingat Cook sendiri bukan founder atau co-founder Apple yang meraih titel milioner.

Pada 2019, Tim Cook menempati peringkat kedua dalam daftar kepala eksekutif Amerika Serikat dengan bayaran tertinggi, di belakang Elon Musk selaku CEO Tesla.

3 dari 3 halaman

Kejar Jeff Bezos, Bill Gates dkk

Lebih lanjut, kekayaan bersih yang dimiliki Tim Cook ini masih jauh dibandingkan dengan petinggi perusahaan teknologi lainnya, seperti Jeff Bezos hingga Elon Musk.

Berdasarkan laporan Bloomberg Billionaires, posisi pertama di dalam daftar tersebut masih ditempati oleh CEO Amazon, Jeff Bezos, dengan kekayaan senilai USD 187 miliar.

Posisi berikutnya diikuti oleh CEO Microsoft, Bill Gates (USD 121 miliar); dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg (USD 102 miliar).

Seperti petinggi perusahaan lainnya, Tim Cook cukup terkenal dengan sifat filantropinya. Pada 2015, ia berjanji untuk memberikan sebagian besar kekayaannya untuk tujuan amal.

Tahun lalu, Cook menyumbangkan sekitar USD 5 juta saham untuk badan amal yang dirahasiakan.

(Dam/Ysl)