Sukses

Pasar Entry Level Smartphone Samsung selama Pandemi Covid-19 Tetap Stabil

Liputan6.com, Jakarta - Samsung merilis smartphone terjangkau terbarunya, yakni Galaxy A02s dan Galaxy A12, di awal tahun ini. Kedua smartphone itu menjadi langkah perdana Samsung menyambut pasar smartphone Indonesia pada tahun 2021.

Diungkapkan oleh Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Irfan Rinaldi, Samsung melihat 2021 merupakan kesempatan yang baik bagi pasar entry level smartphone. Pasalnya, meski di tengah pandemi, pasar entry level smartphone Samsung tetap stabil dari 2019 ke 2020.

"Saat pandemi berimbas ke ekonomi makro, pasar smartphone sebenarnya cukup stabil dari 2019 ke 2020, karena saat pandemi konsumen terpaksa go digital, anak sekolah di rumah misalnya," kata Irfan, dalam acara QnA tentang Galaxy A02s dan Galaxy A12 yang digelar melalui Zoom, Selasa (5/1/2021).

Lebih lanjut dia mengatakan, Samsung melihat saat tahun ajaran baru, ada permintaan untuk entry level smartphone, karena anak-anak harus bersekolah dari rumah.

Irfan menyebut, meski saat ini sudah mulai ada titik terang karena program vaksin Covid-19, sekolah masih dilakukan dari jarak jauh dan sebagian perkantoran masih menerapkan work from home.

"Ini juga yang mungkin men-drive permintaan smartphone baru, konsumen butuh memperbarui perangkatnya baik itu dari segi memori dan baterai," tutur Irfan.

Untuk itulah Samsung langsung tancap gas merilis dua smartphone entry level barunya dengan rentang harga Rp 1 dan 2 jutaan.

2 dari 3 halaman

Tancap Gas dengan Galaxy A02s dan Galaxy A12

"Awal tahun langsung semangat menghadirkan dua entry level smartphone karena melihat kebutuhan konsumen," ujar Irfan.

Sekadar informasi, Galaxy A02s merupakan penerus dari Galaxy A11. Sementara Galaxy A12 adalah penerus dari Galaxy A21s yang dirilis tahun 2020.

Samsung membawa peningkatan cukup signifikan di Galaxy A02s dan Galaxy A12 dibandingkan para pendahulunya. Menurut Irfan, hal ini sesuai dengan kebutuhan pelanggan terutama ketika pandemi Covid-19 yang mengharuskan seluruh aktivitas dilakukan dari rumah.

Irfan mengatakan, berdasarkan hasil survei di kalangan pengguna entry level smartphone, ada tiga faktor utama yang memengaruhi konsumen membeli perangkat entry level.

Pertama adalah RAM yang besar sehingga memungkinkan perangkat menjalankan tugas multitasking dengan lancar dan smooth saat membuka aplikasi atau main gim.

3 dari 3 halaman

Kebutuhan Konsumen

Kedua adalah memori yang besar karena saat ini aktivitas harus dijalankan secara online seperti bekerja, belajar, hingga entertainment, pengguna membutuhkan memori internal perangkat yang besar untuk menginstal dan menjalankan aplikasi-aplikasi tersebut.

Selain itu, gaya hidup makin digital membuat konsumen merasa perlu untuk membuat dan menyimpan konten dalam bentuk foto maupun video. Hal ini yang membuat perangkat butuh kapasitas memori besar.

Ketiga adalah baterai berkapasitas besar. Masih karena gaya hidup yang makin online, konsumen membutuhkan perangkat dengan kapasitas baterai yang besar.

"Untuk mendukung kegiatan konsumen yang di rumah aja atau bepergian itu memerlukan baterai besar," kata Irfan.

Untuk itulah Samsung merilis Galaxy A02s dan Galaxy A12 yang diyakini bakal mampu memenuhi ketiga kebutuhan konsumen di atas. Ia juga optimistis pasar smartphone entry level Samsung masih akan tetap stabil di tahun ini.

(Tin/Why)

BERANI BERUBAH: Dodol Perekat Korban PHK