Sukses

Qualcomm Bantah Kabar Bakal Garap Smartphone Gaming Sendiri

Liputan6.com, Jakarta - Qualcomm baru saja mengumumkan kehadiran kehadiran chipset terbarunya, Snapdragon 888 di acara tahunan mereka, yakni Snapdragon Tech Summit 2020.

Dalam acara tersebut, Qualcomm memperlihatkan sejumlah teknologi baru di deretan ponsel ber-chipset Snapdragon 888 yang akan meluncur tahun depan.

Tak hanya itu, perusahaan juga mengonfirmasi sejumlah rumor yang beredar di internet. Salah satunya adalah soal rencana Qualcomm akan meluncurkan smartphone gaming sendiri.

Dikutip dari Gizchina, Kamis (3/12/2020), Qualcomm dengan jelas membantah kabar tentang rencana perusahaan akan mengarap lini smartphone gaming sendiri.

Chariman Qualcomm Tiongkok, Frank Meng menjelaskan, mereka membuat banyak prototipe smartphone untuk mendemonstrasikan teknologi perusahaan kepada mitra mereka, bukan untuk pengguna umum.

"Kami akan terus melakukannya di masa mendatang, tapi tidak akan menjual prototipe smartphone tersebut secara komersil."

Frank juga mengatakan, "prototipe smartphone tersebut dirancang bukan untuk pasar konsumen, dan kita tidak ada maksud untuk mengubah model bisnis Qualcomm saat ini."

 

2 dari 3 halaman

Bakal Garap Smartphone Gaming Bareng Asus?

Tampak ROG Phone 3. (Doc: Asus)

Lebih lanjut, pada Oktober 2020 Qualcomm sempat dikabarkan akan meluncurkan smartphone gaming mereka sendiri.

Dikutip dari GSM Arena, Kamis (8/10/2020), Qualcomm tidak sendirian dalam menggarap smartphone ini.

Dari laporan, perusahaan asal Amerika Serikat itu akan mengembangkannya bersama Asus.

 

3 dari 3 halaman

Snapdragon 888 Resmi Diluncurkan

Ilustrasi Snapdragon 888 (Foto: Qualcomm)

Qualcomm mengumumkan chipset terbaru, Snapdragon 888, di Snapdragon Tech Summit 2020. Chipset Qualcomm ini akan memperkuat smartphone flagship baru pada tahun depan.

President Qualcomm, Cristiano Amon, mengungkapkan peran penting platform mobile Qualcomm Snapdragon 8-Series yang diklaim telah membawa pengalaman terdepan untuk perangkat-perangkat generasi selanjutnya.

"Menciptakan pengalaman premium membutuhkan fokus berkelanjutan pada inovasi, komitmen jangka panjang, bahkan pada situasi yang penuh ketidakpastian sekalipun," kata Cristiano pada Selasa (1/12/2020).

(Ysl/Why)