Sukses

Menurut Ilmu Sains, Ini 5 Jenis Suara Paling Keras di Dunia

Liputan6.com, Jakarta - Suara keras pasti terjadi di setiap hari. Mulai dari bunyi klakson di kemacetan, anjing menggonggong, hingga gedung-gedung yang sedang dibangun, otomatis membuat tangan kita menutup kuping.

Secara ilmu sains, suara semacam ini telah terbukti bisa menyakitkan telinga. Suara apapun di atas 85 desibel sebenarnya sudah bisa membuat telinga kita tak lagi bisa mendengar.

Selebihnya, tepatnya 120 hingga 130 desibel, bahkan bisa membuat telinga kita secara harfiah merasakan sakit.

Nah berikut deretan suara paling keras di dunia, yang sulit ditolerir telinga manusia, seperti dilansir dari Listverse.

 

2 dari 7 halaman

1. Konser Musik

Konser musik dengan skala besar ternyata bisa menghasilkan gelombang suara hingga 135-145 desibel.

Itulah mengapa ketika sebuah konser musik diadakan secara terbuka, suaranya bisa didengar hingga beberapa kilometer jauhnya.

Sekadar saran, gunakan pelindung telinga ketika datang ke konser.

3 dari 7 halaman

2. Mobil Balap

Deretan mobil balap klasik terlebih lagi yang sifatnya ilegal, memiliki potensi untuk merobek gendang telinga Anda.

Pasalnya, di titik tertentu mobil ini bisa mencapai 160 desibel. Itu tak hanya menghancurkan gendang telinga Anda, tetapi penglihatan dan juga tenggorokan akan terganggu.

4 dari 7 halaman

3. Paus Biru

Salah satu makhluk terbesar di dunia ini biasanya hanya mengeluarkan suara frekuensi rendah secara repetitif yang gelombangnya bisa menjelajah sangat jauh di bawah air.

Namun gelombang suara yang digunakan untuk menarik pasangan ini bisa mencapai 188 desibel, untuk menarik pasangan yang jaraknya lebih jauh.

5 dari 7 halaman

4. Bom TNT

Bom TNT sebanyak 1 ton adalah senjata yang mungkin paling mengerikan sepanjang masa.

Pasalnya, tak cuma soal ledakannya, suara yang dihasilkan bisa mencapai 210 desibel. Jika seseorang berada di jarak kurang dari 100 meter tanpa perlindungan, seseorang tersebut bisa meninggal.

6 dari 7 halaman

5. Gempa

Kita mungkin tak pernah mendengar suara gempa, karena memang biasanya hal tersebut terjadi di tengah laut karena pergeseran lempeng. Namun jika gempa bisa didengarkan, 5 skala richter saja sudah sangat mengerikan yakni 235 desibel.

Dengan gelombang suara ini, makhluk hidup bisa meninggal saat itu juga dari getaran yang intens.

Reporter: Indra Cahya

Sumber: Merdeka.com

(Jek)

7 dari 7 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: