Sukses

Kekayaan Triluner Termuda di Dunia Masih Belum Sebanding Level Decacorn

Liputan6.com, Jakarta Kylie Jenner baru saja dinobatkan menjadi triliuner termuda di dunia. Anggota keluarga termuda di klan Kardashian ini berhasil menjadi triliuner saat masih berusia 21 tahun. Sebelumnya, gelar triliuner termuda dipegang oleh Mark Zuckeberg--pendiri Facebook--yang menjadi triliuner pada usia 23 tahun.

Dilansir dari forbes.com, kekayaan Jenner saat ini sekitar 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 14 triliun. Anggota keluarga Kardhasian lain yang juga berkecimpung di dunia bisnis dan hiburan pun belum ada yang bisa menyaingi kekayaannya. Jenner sendiri tidak menyangka dapat menjadi triliuner pada usia semuda itu.

"Saya tidak mengharapakan apa pun. Saya juga tidak bisa meramal masa depan. Namun, (pengakuan) ini membuat saya sangat senang. Terasa seperti dukungan berharga untuk karier saya," ujar Jenner, seperti dikutip di forbes.com (5/3/2019).

Kesuksesan Jenner bermula pada saat ia mendirikan bisnis kosmetiknya, Kylie Cosmetics, pada 2015. Pada saat hari pertama launching saja, produk Kylie Lip Kit yang berisi liquid lipstick dan lip pencil, langsung ludes terjual kurang dari satu menit.

Sejak saat itu, bisnis kecantikan Kylie terus berkembang pesat. Namun, 'gong' kesuksesannya terjadi saat ia bekerja sama dengan retailer kecantikan, Ulta. Hanya dalam waktu enam minggu sejak Kylie Lip Kit dijual di toko Ulta yang berada di 50 negara bagian, Kylie Cosmetics sudah mendapatkan pendapatan sebesar 54,5 juta dollar AS.

Penjualan perdana Kylie Cosmetics di Ulta dengan penjualannya secara online. Dalam hitungan jam, seluruh produknya sudah sold out di beberapa toko.

Keuntungan penjualan Kylie Cosmetics pun berhasil naik sebanyak sembilan persen menjadi 360 juta dollar AS tahun lalu. Dengan pertumbuhan begitu pesat, Forbes memperkirakan perusahaan Kylie Cosmetics kini bernilai 900 juta dollar AS.

Apabila penjualan Kylie Cosmetics terus menunjukkan pertumbuhan yang positif, tak menutup kemungkinan valuasi perusahaan ini dan kekayaan pemiliknya mencapai level decacorn. Decacorn merupakan sebutan untuk start-up yang memiliki valuasi sebesar 10 miliar dollar AS atau Rp 155 triliun.

Saat ini, sudah ada beberapa perusahaan decacorn di dunia. Misalnya, Airbnb, SpaceX, Dropbox, dan Grab. Grab merupakan perusahaan decacorn pertama di Asia Tenggara, valuasinya sebesar 11 miliar dollar AS atau Rp 155 triliun.

Grab sebagai Super App terkemuka di Asia Tenggara, menawarkan solusi sehari-hari dengan layanan transportasi, pengiriman barang dan makanan, pembayaran mobile, dan hiburan digital. Dengan filosofi platform terbuka, Grab menyatukan para mitra untuk membuat hidup lebih baik bagi semua pengguna di Asia Tenggara.

 

 

(Adv)

Loading
Artikel Selanjutnya
Startup Decacorn Pertama di Asia Tenggara Perkenalkan Grab Defence untuk Mitra Bisnis
Artikel Selanjutnya
Pamer Foto Waktu SD, Bibir Kylie Jenner Masih Alami