Sukses

Wajib Tahu, Ini 5 Fakta Menarik Soal Satelit Merah Putih

Liputan6.com, Jakarta - Seperti diwartakan sebelumnya, Telkom Indonesia akan meluncurkan Satelit Merah Putih pada Selasa (7/8/2018) di SpaceX Cape Canaveral, Air Force Station, Florida, Amerika Serikat (AS). 

Nantinya, proses Satelit Merah Putih akan diluncurkan dengan menempati slot orbit di 108 derajat Bujur Timur (108 BT).

Menjelang peluncuran satelit tersebut, ada beberapa fakta menarik soal Satelit Merah Putih yang wajib kamu tahu.

Apa saja? Berikut faktanya sebagaimana Tekno Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber.

2 dari 6 halaman

Satelit Terberat Kedua yang Ditangani SpaceX

Satelit Merah Putih diklaim sebagai satelit terberat kedua yang pernah ditangani Space X. 

Falcon 9 sebetulnya bisa mengirim satelit pada zona geostasioner, sekitar 35.000 kilometer di atas permukaan Bumi, tetapi bobotnya tak bisa melebihi 8.300 kilogram.

Untuk diketahui, Satelit Merah Putih memiliki bobot 5.800 kilogram. Sementara, satelit sebelumnya yang pernah diurus SpaceX, Telstar, memiliki berat 7.080 kilogram.

3 dari 6 halaman

Bakal Jangkau Wilayah Internasional

Satelit Merah Putih juga akan ditopang 60 transponder aktif yang terdiri dari 24 transponder C-Band dan 12 transponder Extended C-Band, yang nanti akan bertugas di wilayah Asia Tenggara, seperti Indonesia, dan 24 transponder C-Band untuk menjangkau wilayah Asia Selatan.

Satelit tersebut memakai platform SSL 1300 besutan Space System Loral (manufaktur satelit asal Amerika Serikat) dengan masa hidup 16 tahun.

4 dari 6 halaman

Menggantikan Satelit Telkom-1

Satelit Merah Putih akan menggantikan satelit Telkom-1 yang meluncur pada 4 Agustus 1999 silam.

Satelit Telkom-1 dianggap sudah melewati batas layak pakai. Ia juga dianggap menganggu layanan perbankan, sehingga perusahaan harus memindahkan operasionalnya ke satelit Telkom 3S dan BRIsat.

 

5 dari 6 halaman

Uji Static Fire

SpaceX juga telah mengumumkan pengujian static fire pada kendaraan peluncur Satelit Meah Putih. Sejauh ini, tidak ada masalah dan kendala tertentu pada pengujian itu.

Adapun tujuan uji static fire sendiri adalah untuk memastikan sistem bisa berjalan dengan lancar sesuai prosedur.

6 dari 6 halaman

Bakal Mendarat di Atas Kapal

Karena bobot Satelit Merah Putih dinilai cukup berat, SpaceX akan menggunakan Drone Ship atau platform yang mengambang di atas air. Tujuannya adalah untuk bisa mendaratkan roket agar dapat menghemat bahan bakar. 

(Jek/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Palapa A1, Satelit Pertama Indonesia Mengorbit 43 Tahun Silam