Liputan6.com, Jakarta - Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) di hari pertama telah dimulai sejak pukul 00.00 tadi di sejumlah e-Commerce.
Berbagai macam promo menarik dengan potongan harga atau diskon besar-besaran pun disiapkan untuk menarik konsumen. Namun, ada beberapa produk yang dijual dengan diskon abal-abal.
Advertisement
Misalnya, Xiaomi Redmi Note 4-32GB Gold yang dijual seharga Rp 2.069.000 malah melambung tinggi menjadi Rp 99.000.000 di Lazada. Karena harganya dianggap tak masuk akal, netizen pun ramai-ramai mengunggahnya di media sosial.
Namun, berdasarkan penelusuran tim Tekno Liputan6.com, Selasa (12/12/2016) di Lazada, produk tersebut sudah hilang dari daftar.

Tak hanya itu saja, Xiaomi Redmi Note 4 RAM 3GB ROM 64GB dijual dengan harga awal tak masuk akal, yakni Rp 6.000.000. Sementara, harga pasarannya saja berkisar Rp 2,1-2,5 juta.

Untuk produk penggantian (replacement order) Samsung Galaxy J1 4GB Putih, harganya mencapai Rp 22 jutaan.
Kendati demikian, rupanya tak semua masyarakat tergiur diskon besar-besaran di Harbolnas. Di linimasa Twitter, menurut pantauan tim Tekno Liputan6.com, beberapa pengguna pun mengomentari adanya diskon abal-abal tersebut.
#harbolnas isinya sampah label diskon.. iklan cetar.. ehh harganya di naikin trus di kasi label.. sblm bli.. bndingkn harga dlu..
— darmayoga_ (@yoga_darma) December 12, 2016
#harbolnas Hati hati ditipu dengan DISKON. !! jangan jangan seminggu sebelumnya harga dinaikan dulu. haha
— KAPTEN GALAU •﹏• (@KaptenGalau) December 12, 2016
Harbolnas tahun ini sendiri akan berlangsung mulai 12-14 Desember nanti yang diikuti oleh lebih dari 200 e-Commerce.
(Cas)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4842263/original/039942900_1716616217-Gorengan1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305541/original/012313500_1784796799-Screenshot_2026-07-23_151441.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1018794/original/026668000_1444704301-tombol_beli_-_freepik.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7905371/original/077053800_1780735665-1000553061.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5565345/original/097983600_1777020193-X.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4059231/original/044001300_1655788404-AP22167561965695.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535465/original/073686600_1774014960-IMG-20260320-WA0019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4518471/original/096202000_1690621816-Logo_Twitter_05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5513346/original/044717500_1772009981-20260225-meksiko-membara-usai-bos-kartel-tewas-cuitan-elon-musk-bikin-situasi-kembali-panas-d93acf.jpg)