Liputan6.com, Mountain View - Google akhirnya secara resmi merilis sistem operasi terbarunya, Android Nougat (7.0) pada Selasa (23/8/2016) kemarin. Selain diklaim lebih cepat dan stabil, Nougat juga menghadirkan sejumlah pembaruan drastis, di antaranya ada fitur multi-window, panel notifikasi yang lebih interaktif, emoji baru, dan masih banyak lagi.Sayangnya, Nougat masih dinilai kurang ‘manis’ bagi kebanyakan pengguna Android. Terbukti, berdasarkan data yang dilaporkan laman Google Android Developer, Rabu (24/8/2016), kebanyakan pengguna Android masih doyan dengan sistem operasi lawasnya, yaitu KitKat (4.4).Dari tabel data yang kamu bisa lihat di bawah, adopsi pengguna terhadap OS Marshmallow saja masih terpatok di angka 15,2%. Menyusul Lollipop di angka 14,1 persen (untuk versi 5.0), dan 21,4 persen (untuk versi 5.1). Sementara, KitKat paling mendominasi dengan capaian adopsi 29,2 persen. Usia KitKat sendiri sudah bisa dibilang mulai menua, mengingat OS yang identik dengan cokelat merah tersebut dirilis pada akhir 2013.Sisanya, OS lawas seperti Froyo hingga Jelly Bean sudah tak lagi menujukkan angka adopsi yang tinggi. Jelly Bean saja kini hanya diadopsi pengguna sebanyak 6.0 persen.Ini bukan kali pertama KitKat menduduki posisi puncak OS Android terfavorit. Pada tahun lalu, sebelum Marshmallow diluncurkan, KitKat juga masih menjadi OS Robot Hijau terpopuler. OS tersebut menguasai 38,9 persen dari total keseluruhan distribusi perangkat Android.Sedangkan posisi kedua ditempati oleh Jelly Bean mulai dari versi 4.1.x hingga 4.3, dengan distribusi sebesar 30,2 persen. Sedangkan Android Lollipop versi 5.0 - 5.1 saat itu menguasai 23,5 persen perangkat Android.(Jek/Isk)
Android Nougat Kurang 'Manis', KitKat Masih Jadi Favorit Pengguna
Meski Nougat sudah dirilis, adopsi OS Android terbanyak masih berkutat di OS lawas KitKat dengan capaian hampir 30%.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/678563/original/ilustrasi-kitkat2-140517.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
- Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
- Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355036/original/052934100_1790070144-FALSE__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353323/original/048061500_1789960533-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-21T101401.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354582/original/028931500_1790055624-cek_bansos_-_cek_fakta.jpg)