Liputan6.com, Jakarta - Tak bisa dimungkiri, aplikasi chatting menjadi salah satu yang paling sering dipakai oleh pengguna smartphone. Alasannya, banyak dari aplikasi tersebut memiliki beragam fitur yang membuat obrolan menjadi lebih menarik dan mudah.
Di sisi lain, tak jarang karena asyik mengobrol lewat aplikasi chatting, ada kemungkinan pesan yang salah terkirim. Meskipun kelihatannya sepele, kejadian itu bisa jadi merepotkan bila pesan yang dikirim bersifat pribadi.
Untuk itu, fitur pembatalan pesan bisa jadi solusi masalah tersebut. Dan, salah satu aplikasi chatting yang menghadirkan kemampuan tersebut adalah BlackBerry Messenger (BBM).Aplikasi chatting asal Kanada itu memiliki fitur yang diberi nama Retract Message. Lewat fitur ini, kamu bisa menarik pesan seluruh pesan yang dikirim dalam sebuah percakapan saat menggunakan BBM.
Dikutip dari laman resmi BlackBerry, Selasa (8/8/2016), fitur ini dapat berlaku dua arah. Jadi, ketika kamu membatalkan sebuah percakapan, pesan yang dihapus tak akan ada lagi di perangkat penerima maupun pengirim.
Untungnya, fitur yang sangat membantu untuk mencegah pesan salah kirim ini sudah bisa dipakai secara gratis. Sejak April lalu, BlackBerry memang mengumumkan tak lagi menarik biaya dari penggunaan fitur ini.
Sebelumnya, pengguna diharuskan berlangganan untuk bisa menikmati fitur tersebut secara terbatas. Ketika itu, pengguna hanya dibatasi tiga percakapan untuk bisa memakai fitur Retract Message. Bagaimana, tertarik menggunakannya?Â
(Dam/Ysl)
Retract Message, Fitur Tarik Pesan yang Terkirim di BBM
Lewat fitur ini, kamu tak perlu lagi khawatir soal pesan yang salah kirim
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/767056/original/040462000_1416196699-bbm.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti9 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380731/original/013852100_1792736272-cek_fakta_-_ikan_budidaya_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382328/original/091326000_1760578848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-15T134632.180.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4066076/original/004010200_1656393110-Rampok1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7915199/original/007053000_1780746673-87a95eff-89b4-4b3c-ac8b-2122d6b93d4b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1298701/original/072591000_1469525336-blackberry-messenger.jpeg)
