Liputan6.com, Jakarta - Pada tahun ini, ojek online masih dipandang sebagai bisnis menjanjikan. Setidaknya saat ini ada 2 pemain ojek online terbesar yaitu Go-Jek dan Grab.
Kemudian kehadiran Uber dengan layanan UberMotor juga makin memanaskan kompetisi ojek online.
Adapun pemain ojek online lain yang mungkin namanya tidak sebesar Go-Jek, Grab, dan UberMotor adalah LadyJek, BluJek, TopJek, Ojekkoe, Ojek Syar'i, UberJek, Bang-Jek, dan SisterOjek.
Meski demikian, panasnya kompetisi ojek online ternyata tidak membuat satu pemain baru untuk ikut serta: TeknoJek.
Lantas, mengapa TeknoJek percaya diri terjun ke bisnis ini? Berikut ini wawancara khusus Tekno Liputan6.com dengan CEO TeknoJek, Robert S.D.
(Why/Isk)
HEAD-TO-HEAD: Wawancara Khusus CEO Teknojek
Bisnis ojek online kembali kedatangan pemain baru: Teknojek. Apa yang membuat Teknojek percaya diri untuk terjun ke bisnis ini?
Copy Link
Batalkan
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332312/original/026531200_1787650496-cek_fakta_Abdul_muti_-_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5333221/original/001778100_1756612376-petani_milenial_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332053/original/033451400_1787629160-petani_milenial_cek_fakta.jpg)