Sukses

Balon Internet Google Bersiap Terbang di Langit Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Google tengah bersiap-siap melepas balon internet--Project Loon--untuk memulai petualangan sungguhan di langit Indonesia. 

Itu bukan petualangan betulan, melainkan uji coba yang akan dilakukan dengan mitra operator di Indonesia, yakni Telkomsel, Indosat, dan XL Axiata. 

"Kami sedang melakukan diskusi komersial dengan operator telekomunikasi di dunia dan akan segera menerbangkannya di berbagai wilayah, seperti Indonesia, untuk uji coba tahun ini," ujar Astro Teller, Head of Alphabet untuk X Innovation, dalam sebuah blog, seperti dikutip dari PCMag, Rabu (17/2/2016). 

Teller tidak berbicara lebih jauh kapan pastinya balon internet ini diterbangkan. Namun, Google memang sudah mengumumkan kerja sama resminya dengan tiga operator besar Indonesia tersebut pada Oktober 2015.

Memang segala upaya tidak pernah mudah. Bahkan kabarnya teknisi Google kewalahan dengan berbagai ide terkait bentuk balon internet tersebut--mulai dari bentuk bulat, bantal, hingga menyerupai ikan paus biru-- sebelum menentukan prototipe yang digunakan saat ini.

"Dengan balon yang ada, kami dapat menavigasinya untuk melayang hingga 2 mil secara vertikal ke langit dan 500 meter dari tempat yang kami tuju sejauh 20.000 kilometer. Tahun lalu, ada balon yang telah melayang ke seluruh dunia selama 19 kali dalam 187 hari. Kami masih perlu menurunkan biaya balon," tutur Teller.

Project Loon telah diuji coba sepanjang 10,5 juta mil di Selandia Baru, Australia, dan Prancis ini. Mereka lalu ingin memperluas cakupan internet ke seluruh dunia, yang akan dimulai dari Asia. 

Tak hanya Indonesia, Balon Loon juga akan diterbangkan di Sri Lanka. Kabarnya, tiga balon internet ini akan diterbangkan ke udara pada Senin pekan depan menurut informasi dari The Wall Street Journal.

"Bayangkan miliaran orang lainnya dapat terkoneksi dengan berbagai hal, seperti pendidikan dan peluang ekonomi. Hal itu membuatku senang melihat tim Loon memiliki visi yang berani."

(Cas/Why)

Loading