Liputan6.com, Jakarta - Xiaomi akhirnya memboyong smartphone terbarunya, Redmi 2, ke pasar Tanah Air. Smartphone ini adalah penerus Redmi 1S yang diluncurkan pada tahun lalu.
Sama seperti peluncuran Redmi 1S, Redmi 2 diluncurkan langsung oleh sang Vice President International, Hugo Barra. Mantan petinggi Google itu berharap Redmi 2 juga bisa meraup sukses seperti pendahulunya tersebut.
"Redmi 1S sangat sukses di sini (Indonesia) dan banyak orang membicarakan kehebatannya. Dan hari ini kami meluncurkan Redmi 2 di Indonesia," tutur Barra di The Club XXI, Djakarta Theatre, Jakarta, Rabu (1/4/2015).
Advertisement
Redmi 2 dilengkapi dengan ukuran layar yang sama dengan pendahulunya tersebut yaitu 4,7 inci (720 x 1280 piksel). Di sektor dapur pacu, smartphone ini disokong prosesor quad-core 1.2GHz Snapdragon Qualcomm, GPU Adreno 306, dan RAM 1GB.
Spesifikasi lainnya termasuk memori internal 8 GB, serta terdapat slot untuk microSD dengan kapasitas maksimal 32 GB jika pengguna menginginkan ruang penyimpanan tambahan.
Selain itu, terdapat pula kamera belakang 8 megapiksel (MP), kamera depan 2 MP, baterai 2.200 mAh, dan sistem operasi Android 4.4.4 dengan MIUI 6.
"Keunggulan yang dimiliki Redmi 2 antara lain mencakup dalam hal kustomisasi, keamanan, konten, dan kualitas warna," tutur Barra.
Redmi 2 menjadi smartphone terbaru di Indonesia yang mendukung konektivitas 4G LTE. Untuk layanan LTE, smartphone ini kompatibel dengan frekuensi 900 MHz, 2600 MHz dan 1800 MHz. Redmi memiliki 2 slot kartu SIM yang masing-masing mendukung layanan 3G dan 4G.
Sejatinya, Redmi 2 hadir dengan berbagai pilihan warna yaitu putih, hitam, hijau, kuning, dan pink. Namun untuk pasar Indonesia, Redmi 2 baru tersedia dalam versi warna putih yang dijual secara resmi dengan banderol Rp 1,599 juta.Â
(din/dhi)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354907/original/059583400_1790065976-cek_fakta_blt_kesra.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355036/original/052934100_1790070144-FALSE__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353323/original/048061500_1789960533-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-21T101401.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)