- Indra Kenz diisolasi di Lapas Tangerang setelah Pembebasan Bersyarat dicabut.
- Ia harus menjalani sisa hukuman 3 tahun 2 bulan 14 hari.
- Tidak ada perlakuan istimewa, ditempatkan di sel khusus untuk investigasi.
Liputan6.com, Jakarta - Indra Kenz langsung ditempatkan di sel isolasi khusus blok maximum security Lapas Kelas I Tangerang. Penempatan itu dilakukan setelah hak Pembebasan Bersyarat (PB) miliknya resmi dicabut oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kini ia kembali menjalani sisa masa pidananya di lapas tersebut.
"Penerimaan yang kami laksanakan sesuai dengan SOP dan kecocokan identitas, kemudian dengan berkas. Kemudian juga kami laksanakan pemeriksaan kesehatan dan asesmen skrining penempatan narapidana," ujar Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, Jumat (9/10/2026).
Indra Kenz diterima pihak lapas pada Kamis (8/10/2026) pukul 13.32. Setelah pemeriksaan kesehatan dan skrining selesai, ia tidak langsung digabung dengan narapidana lain. Pihak lapas menempatkannya di sel khusus dengan alasan tertentu.
"Nah, guna kepentingan pemeriksaan dan audit investigasi lebih lanjut, yang bersangkutan kami tempatkan pada sel isolasi khusus blok maximum security," katanya.
Sisa Hukuman Indra Kenz
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3974891/original/000604200_1648197227-20220325-FOTO---INDRA-KENZ-Herman-2.jpg)
Selain soal penempatan, pihak lapas sudah menghitung sisa hukuman yang harus dijalani Indra Kenz. Perhitungan itu dilakukan setelah PB miliknya dicabut. Hasilnya disampaikan Beni dalam konferensi pers.
"Jadi kalau menurut perhitungan, dengan pencabutan PB yang sudah diterbitkan bahwa yang bersangkutan harus menjalani sisa pidana yang harus dijalani sama yang bersangkutan. Ini berdasarkan perhitungan, sisa pidana yang harus dilaksanakan yaitu 3 tahun 2 bulan 14 hari," jelasnya.
Selama berada di sel isolasi, Indra Kenz belum masuk ke tahap pembinaan. Pihak lapas lebih dulu menerapkan pendekatan keamanan. Pendekatan itu berlangsung selama pemeriksaan dan investigasi masih berjalan.
"Kita nunggu hasil pemeriksaan. Nanti sementara ini kita treatment-nya security approach dalam artian masih dalam tahap pemeriksaan dan investigasi," katanya.
"Nanti berikutnya hasil pemeriksaan seperti apa, baru nanti kita lanjutkan kepada treatment approach yang bersangkutan," sambungnya.
Tidak Ada Perlakuan Istimewa
Beni memastikan tidak ada perlakuan istimewa untuk Indra Kenz. Dengan tambahan Indra Kenz, jumlah warga binaan di Lapas Kelas I Tangerang kini sekitar 2.640 orang. Ia pun disamakan dengan warga binaan lainnya.
"Penanganan khusus tidak ada. Jadi perlakuan sama dengan warga binaan lain," pungkasnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371204/original/095998100_1791775708-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-12T102632.397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2844337/original/009156800_1562219838-20190704-Ma_ruf-Amin-Temui-Jusuf-Kalla-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341096/original/044527500_1757304695-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__63_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3912046/original/075438600_1642921235-193901535_322990919494369_6653652229656080518_n__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3974897/original/016749700_1648197646-20220325-FOTO---INDRA-KENZ-Herman-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368914/original/064917400_1791453179-WhatsApp_Image_2026-10-08_at_16.48.57.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3912046/original/075438600_1642921235-193901535_322990919494369_6653652229656080518_n__1_.jpg)