- Yusuf Kartiko tetap tenang menghadapi hujatan warganet terkait kasus Betrand Peto.
- Penyebaran informasi pribadi keluarga Ucup mengganggu kehidupannya dan orang sekitar.
- Pengacara menegaskan kesaksian Ucup valid karena penyidik memiliki bukti dan metode verifikasi.
Liputan6.com, Jakarta - Gelombang hujatan warganet menyasar media sosial Yusuf Kartiko alias Ucup, sejak namanya terseret dalam pusaran kasus hukum yang dihadapi Betrand Peto. Namun Ucup menegaskan, berbagai tekanan di dunia maya tidak sampai membuatnya merasa terintimidasi.
Yusuf memilih menghadapi komentar negatif dengan tenang. Ia mengaku tidak ingin terlalu memikirkan berbagai tudingan yang muncul di media sosial.
"Nggak, nggak merasa terintimidasi juga. Biasa aja," kata Yusuf Kartiko usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Unit PPA Polda Metro Jaya, Rabu (30/9/2026).
Persoalan menjadi lebih serius ketika informasi pribadi keluarga Ucup ikut disebarkan ke ruang publik. Ia mengakui tindakan tersebut cukup mengganggu kehidupan sehari-hari, terlebih sejumlah orang di sekitarnya juga ikut terdampak.
"Nganggu, sih. Lumayan. Soalnya semua orang kan mempunyai masalah sebesar ini juga, apalagi bawa keluarga atau membawa hal-hal yang harusnya tidak harus dibawa, seperti teman juga beberapa yang kena. Jadi semoga lancar aja," akunya.
Â
Hadapi Beragam Tudingan di Media Sosial
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362458/original/002168100_1790788531-1000650947.jpg)
Tak hanya soal keluarga, Ucup juga menghadapi tudingan lain di media sosial. Salah satunya adalah isu yang menuduh dirinya mengonsumsi narkotika, yang disebutnya sebagai informasi tidak berdasar.
Alih-alih meladeni tudingan tersebut, Ucup lebih memilih tidak memperpanjang persoalan. Ia hanya berharap seluruh proses yang tengah dijalani dapat berjalan dengan lancar.
"Semoga ini aja, lancar semuanya," imbuhnya.
Yusuf Kartiko: Fitnah Itu Lebih Kejam dari Pembunuhan
Ucup memiliki cara sendiri dalam menghadapi berbagai hujatan yang datang kepadanya. Ia memilih melihat situasi tersebut dari sisi spiritual dan tidak ingin membalas komentar negatif dengan kemarahan.
"Apa ya namanya, fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan lah, ya. Jadi nggak apa-apa, kata-katain aja terus. Pahala juga balik kepada saya," tuturnya.
Pernyataan Wawancara soal Kesaksian Ucup
Di tengah munculnya berbagai tudingan, ada pula pihak yang mempertanyakan kebenaran kesaksian Ucup kepada aparat kepolisian. Abdi Triwahyu selaku pengacara menegaskan, tidak mudah bagi seseorang untuk merekayasa keterangan dalam proses penyelidikan karena penyidik memiliki metode serta bukti pendukung.
"Nggak lah. Penyidik itu punya sistem, punya cara menggali. Nggak mungkin kita bisa berbohong untuk menutupi hal-hal yang kita anggap bisa kita bohongi. Ada scientific crime, ada bukti CCTV, semuanya itu lengkap. Jadi kita enggak bisa juga berbohong. Ya kan, enggak mungkin. Gitu. Jadi sesuai aja, mengalir aja apa yang Ucup alami, ya itu," pungkas Abdi.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342712/original/038739300_1757399162-PHOTO-2025-09-08-18-15-00__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362845/original/009810400_1790832367-cek_fakta_-_bibit_ikan_tawar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362823/original/015208400_1790831366-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-01T120806.334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362859/original/048278600_1790833140-Id_rather_lie_xoxo.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)