Ika menyebut pihak outlet sempat memberikan beberapa opsi agar Katty tetap terlihat oleh pengunjung. Salah satunya dengan meminta roadman yang ikut bersama Katty untuk tampil, sementara Katty berada di samping meja DJ.
"Bahkan ada permintaan dari pihak outlet, 'boleh nggak roadman aja yang main tapi Katty-nya di sampingnya biar tamu-tamu lihat aja ada dia', gitu," ujarnya.
Bahkan, menurut Ika, sempat muncul usulan agar Katty berpura-pura pingsan untuk mengatasi situasi tersebut. Usulan itu langsung ditolak karena manajemen tidak ingin mengambil risiko terhadap kondisi kesehatan Katty.
"Atau bahkan di telepon ada obrolan yang mungkin panik ya, sampai dibilang 'pura-pura pingsan aja'. Itu saya langsung... ya namanya dalam kondisi begitu ya, cepat juga saya... saya bilang nggak mungkinlah. Masa pingsan nanti kenapa-napa, apa gitu, sakit, aduh, udah bingung lah gitu. Jadi saya minta tolong untuk diantar ke rumah sakit terdekat, ke UGD," kata Ika.
Dipaksa ke Klub Dulu Sebelum ke Rumah Sakit
Namun, proses membawa Katty ke rumah sakit disebut sempat mengalami kendala. Rombongan yang awalnya hendak menuju rumah sakit justru diarahkan terlebih dahulu ke klub karena pihak manajemen tempat acara ingin memastikan kondisi Katty secara langsung.
"Akhirnya mereka menyanggupi menjemput kami, lalu kita OTW ke rumah sakit. Tapi dalam perjalanan, kami dipaksa untuk ke klub dengan alasan manajemen mereka harus lihat benar nggak Katty sakit," urainya.
Ika menegaskan pihaknya sejak awal tidak berniat membawa persoalan tersebut ke ruang publik. Namun, munculnya sejumlah komentar di media sosial membuat manajemen akhirnya merasa perlu memberikan penjelasan mengenai apa yang sebenarnya terjadi.
"Sebenarnya dari awal kami tidak ingin membawa ini ke ranah publik ya, tapi karena ada ketidaknyamanan, komen di sosial media, akhirnya kami pikir kami harus speak up untuk... agar kalian semua juga tahu kronologi dari kami," pungkas Ika.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371798/original/091008600_1759721976-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__84_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329639/original/025640700_1787286446-purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340333/original/035396900_1788502118-cek_fakta_purbaya_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341231/original/031095300_1788594239-IMG-20260904-WA0056.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341099/original/097040100_1788580557-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_10.51.40.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339836/original/090508200_1788430048-oknum_wartawan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/699933/original/_Dawn__Victims.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333583/original/017098800_1787797774-Lip6WhatsApp_Image_2026-08-26_at_08.34.02__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322222/original/067944300_1786521930-oMKslCY81b0i8vT2IotpGxNGauGErz74Uz1RFq1m.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331999/original/071976700_1787622591-IMG-20260824-WA0002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331749/original/092266200_1787562236-20260824_160249.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331441/original/022564400_1787543640-509933.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331403/original/027822200_1787541838-Pitbull_serang_anak_perempuan.jpg)