Pelaku Festival Musik Asia Pasifik Jalin Kolaborasi Lintas Negara dalam APIMFA

Asia Pasifik makin seksi untuk industri festival musik. APIMFA dibentuk sebagai sinergi para pelaku di kawasan ini.

Diterbitkan 28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Taiwan diwakili Chris Liu selaku Production Director FIREBALL Fest, festival rock dan alternative yang telah menghadirkan lebih dari 40 artis internasional dan domestik sejak diluncurkan pada 2017.

Thailand membawa Sarun, CEO Fungjai, platform yang menghubungkan artis independen dan penggemar sejak 2014 sekaligus penggagas Bangkok Music City, konferensi musik pertama di Thailand yang pada 2026 menarik hampir 12.000 pengunjung.

Indonesia diwakili dua figur sekaligus dalam jejaring APIMFA. Dewi Gontha yang memimpin PT Java Festival Production membawa pengalaman lebih dari 20 tahun mengembangkan Java Jazz Festival, sementara Donny Heru selaku CEO of The Group memimpin LaLaLa Festival dengan rekam jejak lebih dari dua dekade di industri live events.

Singapura turut bergabung lewat Row One Asia, perusahaan live entertainment yang bergerak di promosi konser, festival musik, dan teknologi ticketing, dengan Live Out Loud sebagai festival andalannya. Australia melengkapi jejaring lewat Untitled Group, perusahaan live music independen yang membawahi sejumlah festival seperti Beyond The Valley, Pitch Music & Arts, Wildlands, dan Ability Fest.

Program APIMFA

Sejumlah program dirancang sebagai langkah APIMFA ke depannya.

Cross-Market Collaboration mendorong integrasi sumber daya dan pertukaran pengetahuan kuratorial antarfestival anggota, sementara Artist Exchange Program membuka jalur pertunjukan lintas kawasan bagi artis untuk memperluas basis audiens mereka.

PR and Communications Support turut disiapkan berupa sistem pengumuman regional, media toolkit, dan kanal komunikasi terintegrasi untuk memperkuat visibilitas festival dan artis anggota.

Annual Conference and Showcase Festival melengkapi program dengan format bergilir di berbagai kota Asia Pasifik, menghadirkan panel industri, workshop, dan showcase artis.

Penerbitan "Asia Pacific Festival Industry Report" secara tahunan turut direncanakan untuk membahas tren audiens, kemitraan komersial, dan dinamika industri festival di kawasan. APIMFA juga akan menjalin hubungan dengan tourism boards, pemerintah, dan brand internasional guna membuka peluang kemitraan lintas sektor.

 

Buka Pintu untuk Festival Musik Lain

 

Donny Heru selaku Founder APIMFA menegaskan momentum penting yang tengah dihadapi industri live music di kawasan ini. "

Asia Pasifik berada pada titik penting dalam perkembangan industri live music. Dengan menghubungkan festival-festival dalam satu jejaring, kami tidak hanya ingin mempermudah touring dan pertukaran artis, tetapi juga membangun standar industri baru dalam hal keamanan, keberlanjutan, dan dampak lintas budaya," ujarnya.

Ke depannya, APIMFA akan membuka kesempatan bagi festival musik internasional lainnya di kawasan Asia Pasifik untuk bergabung dan menjadi bagian dari jaringan asosiasi ini.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan