Pengacara Richard Lee Tegaskan Dakwaan Jaksa Tidak Punya Dasar Kuat, Bisa Untungkan Kliennya

Pihak Richard Lee melihat adanya pola ketidakkonsistenan saksi menjawab pertanyaan-pertanyaan di ruang sidang.

Diterbitkan 14 Agustus 2026, 13:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pertanyaan soal Waktu, dan Status

Faizal juga melihat jaksa penuntut umum kesulitan membuktikan adanya peristiwa pidana pada waktu yang disebutkan dalam dakwaan. Ia menekankan, tanpa adanya kejadian nyata pada tanggal tersebut, unsur pidana dinilai tidak terpenuhi.

"Kenapa kita bilang bebas, bebas, bebas karena tidak ada peristiwa di dua tanggal tersebut. Terus tadi kesaksian ya, menurut KUHAP baru, jadi boleh kita melihat status kehidupannya. Kehidupannya itu salah satunya adalah suaminya. Kenapa saya tanya? Saya tanya bukan berdasarkan ngawang-ngawang, tapi berdasarkan KUHAP itu untuk keyakinan, orang ini bisa dipercaya nggak sih?" katanya.

Nilai Peristiwa Pidananya Tak Ada

Keyakinan itu semakin bertambah karena Richard Lee tidak berada di lokasi kejadian ketika tuduhan tersebut dialamatkan kepadanya. Keberadaan Richard di Singapura disebut menjadi salah satu alibi yang menurut Faizal dapat membantah dakwaan terkait aktivitas ilegal di dalam negeri.

"Kenapa? Karena tadi dari bukti-buktinya sudah bermasalah semua, peristiwa pidananya tidak ada, lalu juga ketidaksesuaian antar keterangan saksi. Yang ini bilang ini, yang ini bilang ini, yang ini bilang hanya dijemput, yang ini bilangnya diantar. Seperti itu," pungkas Faizal.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan