9 Potret Rumah Baru Ananda Omesh, Antik Bergaya Bata Ekspos

Potret rumah baru Ananda Omesh dan Dian Ayu yang bergaya bata ekspos, didapat usai menanti selama enam tahun.

Diterbitkan 07 Juni 2026, 11:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

2. Potret Rumah Baru Ananda Omesh Pada Bagian Pintu Masuk Utama

Bergeser ke akses pintu masuk utama, tampak menggunakan struktur pintu dengan model bagian atas yang melengkung. Kayu menjadi material utama pembuatan rangka pintu ini, dipadukan dengan lembaran kaca  berpetak di seluruh fasadnya.

Model melengkung pada bagian atas pintu disesuaikan dengan susunan bata merah yang dipasang melingkar tepat di atas kusen. Pola susunan material bata merah pada dinding sekitar pintu dibuat dengan rapi sehingga nyaman dipandang.

Di potret tersebut, Omesh menuliskan sebuah harapan pada bagian ini mengenai impian keluarga yang diharapkan dapat terwujud satu demi satu.

"Semoga di balik pintu rumah ini, satu per satu impian kita berdua pelan-pelan mulai terwujud," tulisnya.

3. Potret Rumah Baru Ananda Omesh Pada Area Ruang Tengah

Memasuki bagian dalam, ruang tengah dari bangunan ini mengusung konsep yang berbeda, yakni menggunakan cat warna putih pada dinding. Terlihat Omesh dan Dian Ayu berdiri bersama di tengah ruangan yang saat itu masih berada dalam kondisi kosong tanpa furnitur. 

Pembatas antar ruang di dalam area ini menggunakan sekat berbentuk gerbang melengkung yang senada dengan bentuk pintu utama. Lantai ruangan dilapisi oleh ubin keramik yang memantulkan cahaya lampu dari bagian langit-langit secara merata. Ruang tengah ini direncanakan akan diisi secara bertahap oleh berbagai kebutuhan perlengkapan rumah tangga mereka.

"Di sinilah kita sekarang, ruang tengah masih kosong, tapi senyum kita udah penuh. Siap ditata pelan-pelan!," tulisnya lagi.

4. Struktur Bagian Langit-Langit Rumah Baru Ananda Omesh

Sudut pandang dari bawah memperlihatkan bagian langit-langit ruangan yang dibuat dengan jarak cukup tinggi dari permukaan lantai. Rangka penopang atap dibiarkan terekspos tanpa penutup plafon dan dilapisi oleh pewarna gelap guna menciptakan kontras. Sebuah lampu gantung dengan beberapa wadah lampu melingkar terpasang pada pusat titik pertemuan rangka atap tersebut.

Terlihat, Omesh dan Dian juga tampak berdiri bergandengan tangan sambil mengarahkan pandangan mereka ke bagian atas struktur ruangan. Di sana tertera bahwa keinginan memiliki hunian impian dikabulkan dengan cepat oleh Allah. Padahal sebelumnya, uang tabungan sempat dipakai untuk pergi haji, namun inilah yang justru mendatangkan rezeki hingga mimpi mereka terwujud.

"Kami bulatkan hati untuk berangkat karena kami merasa sudah saatnya menjalankan perintah Allah ini, salah satu doa kami ketika berhaji adalah “Ya Allah, berikanlah kami rumah yang kami impikan, rumah yang berkah, rumah tempat keluarga kami bertumbuh, rumah yang akan menjadi tempat kami menjalankan ibadah kepada-Mu”...Qadarullah sebulan setelah pulang haji tanpa sengaja kami mengobrol dengan sahabat kami yang ternyata mau menjual rumah keluarganya, besoknya kami sekeluarga melihat dan sangat cocok dari semua aspek. Melewati proses ini dan itu, ternyata juga Allah cukupkan rejeki kami untuk membeli rumah ini," tulis Omesh di caption.

5. Sudut Tempat Berbincang Santai di Rumah Baru Ananda Omesh

Momen kebersamaan Omesh dan Dian juga terekam pada sebuah ruangan yang memiliki lantai dengan pola urat kayu horizontal. Dinding di sekeliling ruangan ini menerapkan perpaduan dua jenis material yang berbeda pada masing-masing sisi permukaannya. Sisi sebelah kiri menggunakan batako putih bertekstur, sementara sisi kanan mempertahankan bata merah tanpa lapisan semen.

Dua buah bingkai kaligrafi terpasang berdampingan pada area dinding bata merah di dekat jendela kayu. Omesh tampak mengambil posisi duduk pada bagian tepi sebuah struktur permanen yang dilapisi oleh kain bermotif sajadah. Dian Ayu berdiri di hadapan sang suami saat keduanya terlibat dalam sebuah percakapan mengenai perjalanan hidup mereka.

Narasi pada bagian ini menyiratkan sebuah perenungan mengenai usaha manusia yang harus disertai dengan unsur doa dan keyakinan. 

"Jadi sadar ya kita, Mi, kalau usaha kita berdua aja gak akan pernah cukup. Ternyata, kuncinya, harus dijemput lewat doa, minta rumah yang berkah," tulis Omesh. 

6. Potret Rumah Baru Ananda Omesh Pada Koridor Teras Belakang Rumah

Di ruangan lainnya, tampak suasana luar bangunan di bagian belakang yang menghadap langsung ke kolam renang. Saat kondisi cuaca sedang mengalami hujan turun, terlihat jendela kayu yang berada di sepanjang koridor luar bagian samping rumah yang masih terlihat bergaya klasik.

Dinding pembatas pekarangan yang tinggi terbuat dari susunan material batu bata tampak membatasi area pekarangan belakang ini. Bagian koridor ini menjadi pemisah area dalam dengan ruang terbuka di luar, sekaligus jadi tempat paling nyaman untuk berteduh.

 

7. Potret Rumah Baru Ananda Omesh Pada Fasilitas Kolam Renang Terbuka

Area halaman belakang dari bangunan ini dilengkapi dengan fasilitas berupa kolam untuk aktivitas berenang. Pembatas kolam menggunakan material ubin dengan warna yang selaras dengan dinding pagar pembatas di sekeliling pekarangan.

Sebuah tangga berbahan logam tahan karat terpasang pada bagian tepi sebagai sarana untuk akses keluar masuk kolam. Pagar pengaman dipasang pada batas tertentu guna memberikan pemisah antara kolam dengan area berjalan. 

Terlihat area dinding sekitar kolam renang masing menerapkan terakota atau menerapkan bata ekspos yang memiliki warna merah natural alam (earth tone).

8. Potret Rumah Baru Ananda Omesh Pada Area Pekarangan Terbuka Belakang

Di foto berikutnya, Omesh terlihat berdiri di bagian tepian kolam renang yang terisi air. Di area samping kolam, terdapat sebuah bangunan kecil beratap genteng yang berfungsi sebagai tempat beristirahat dan berhadapan dengan sebuah taman.

Lantai di sekitar kolam menggunakan ubin batu dengan pemasangan pola geometris yang rapi di seluruh permukaan tanah. Melalui tulisan di foto, Omesh memproyeksikan area ini sebagai tempat yang akan digemari oleh anak-anak mereka karena ada ruang terbuka hijau dan kolam renang.

9. Struktur Bangunan Utama Belakang di Rumah Baru Ananda Omesh

Potret terakhir memperlihatkan pasangan ini berdiri berdampingan di depan struktur bangunan utama bagian belakang rumah. Omesh dan Dian Ayu kemudian menuliskan harapan bahwa rumah ini akan terus ditata dan dibangun pelan-pelan sebagai rumah impian.

Mereka bersyukur bahwa langkah ibadah haji yang sebelumnya dijalankan telah membuka pintu rezeki sehingga tempat tinggal tersebut berhasil dimiliki. Keduanya berharap, bisa menjaga amanah dari tempat tinggal tersebut sebagai ruang bertumbuh dan berkolaborasi sebagai keluarga.

"Doa dan ikhtiar kami langsung Allah balas, Allah titipkan rumah ini, semoga kami bisa menjaga amanah ini, mohon doa dari teman-teman semua untuk kami memulai cerita baru yang Allah ridhoi," tambah keterangan yang ditulis Omesh.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Apa yang dimaksud dengan konsep dinding bata ekspos pada bangunan?

Konsep bata ekspos adalah teknik penyelesaian dinding yang membiarkan material batu bata tetap terlihat tanpa dilapisi plester atau semen. Penggunaan material ini menonjolkan tekstur alami serta warna asli tanah liat untuk menciptakan kesan bangunan yang hangat dan tradisional.

2. Mengapa desain pintu dan jendela berbentuk lengkung (arch) banyak digunakan?

Desain melengkung atau arch pada pintu dan jendela berfungsi untuk memberikan karakter klasik serta melunakkan garis-garis kaku pada sebuah bangunan. Selain aspek estetika, bentuk ini juga memungkinkan penggunaan panel kaca yang lebih luas untuk memaksimalkan masuknya cahaya alami ke dalam ruangan.

3. Apa keuntungan memiliki atap tinggi (high ceiling) di dalam rumah?

Struktur atap tinggi dengan rangka terekspos membantu kelancaran sirkulasi udara sehingga suhu di dalam ruangan tetap sejuk meski tanpa pendingin udara berlebih. Secara visual, langit-langit yang tinggi juga memberikan kesan ruangan yang jauh lebih lapang dan megah bagi para penghuninya.

4. Bagaimana cara menciptakan suasana asri pada halaman belakang rumah?

Suasana asri dapat diciptakan dengan memadukan elemen air, seperti kolam renang, dengan area hijau yang ditanami rumput atau pohon peneduh. Penggunaan material alami seperti ubin batu dan bata merah pada area pagar juga membantu area terbuka terasa lebih menyatu dengan alam sekitar.

5. Mengapa warna putih sering dipadukan dengan material bata merah pada interior?

Warna putih pada dinding batako memberikan keseimbangan visual agar ruangan tidak terasa terlalu gelap atau berat akibat dominasi warna bata. Perpaduan ini menciptakan kesan ruangan yang bersih, cerah, namun tetap mempertahankan tekstur material bangunan yang jujur dan apa adanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Nurul Diva, Alieza NurulitaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan