Seperti diberitakan sebelumnya, Shifter yakin kalau lagu mereka berjudul Kaulah Nafasku yang rilis pada 2002 lalu telah dijiplak oleh New Syclon dan digubah menjadi lagu berjudul Hidupku Sepi Tanpamu, yang dirilis sekitar 2012 lalu.
Hampir 95 persen lirik lagu Hidupku Sepi Tanpamu dari New Syclon mirip dengan lagu Kaulah Nafasku milik Shifter. Sedangkan di bagian nada, meski tak sama namun memiliki tingkat kemiripan yang sangat dekat.
"Kami siap menggugat New Syclon baik perdata mau pun pidana. Karena menurut kami, ini sudah melanggar hak cipta dan karya dari band Shifter," kata Ramdan Alamsyah, kuasa hukum band Shifter, saat ditemui bersama Shifter di Jakarta, Selasa (30/7/2013).
"Yang pasti mereka kan sudah melakukan penjiplakan. Kami duga ada pelanggaran hukum di sini. Mekanismenya, nanti kami akan gugat secara perdata maupun pidana. Akan kami beri somasi terlebih dahulu. Tiga hari kedepan akan kami kirimkan surat somasi kepada New Syclon dan labelnya," lanjut Alam.
Alam selaku kuasa hukum Shifter mengaku menyayangkan sikap New Syclon maupun labelnya yang tak mau mengakui kalau lagu Hidupku Sepi Tanpamu adalah hasil jiplakan. Menurut Alam, ini sebuah kemunduran untuk musik Indonesia.
"Menurut kami ini sebuah kemunduran untuk musik indonesia. Musik sekarang tidak mengandalkan kualitas, tapi main jiplak, main caplok. Bukti-buktinya sudah jelas. Shifter lewat lagu Kaulah Nafasku sudah ada sejak 2002. Sedangkan New Syclon kan lagunya baru sekarang," sambung Alam.
Shifter sendiri mengaku terpaksa mempermasalahkan kasus ini ke ranah hukum. Melihat banyaknya dukungan untuk menuntut New Syclon, band yang kini beranggotakan Agung (vokal/gitar), Nijar (gitar), Boding (gitar), Rahman (bass)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/37233/original/ahifter-130731b.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8692722/original/034513200_1782755867-000_B8PJ7CN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263380/original/090952300_1781922466-AP26171045705794-Brasil_vs_Haiti.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263965/original/063636200_1782038065-000_B7RD77E.jpg)