Sukses

Elvi Sukaesih, IKARDI Bukan Saingan PAMI

Kemunculan kembali IKARDI (Ikatan Keluarga Artis Dangdut Indonesia) yang berdiri 27 Desember 1985, dan sempat mati suri, karena meninggalnya sang pendiri yang juga suami Elvi Sukaesih, Zaidun Zeidh Abu Abu Bakar Jindan atau akrab disapa Abah Zen pada tahun 2002, diangap ratu dangdut, Elvie Sukaesih bukan sebagai saingan PAMI (Persatuan Artis Melayu Indonesia) yang dipimpin oleh Raja Dangdut, H Rhoma Irama. 

"Perbedanya saya tidak tahu dengan PAMI, saya ketua umum di IKARDI. Kami semuanya teman dan ingin membangkitkan dangdut  berkualitas, hanya merangkul. Kalau ada keluh kesah, bisa sama jalan bareng," ucap Elvi Sukaesih saat ditemui di kediamannya di Jl Usaha, Dewi Sartika, Jakarta Timur, Jumat (26/7/2013) malam.

Menurut Elvie, dari nama organisasinya saja sudah berbeda, dimana PAMI yang diketuai oleh Rhoma Irama mengusung musik melayu, sedangkan IKARDI yang dipimpin olehnya mengusung musik dangdut. 

"Kalau PAMI kan Persatuan Artis Melayu, sedangkan IKARDI kan Artis Dangdut, jadi kami memang beda, tapi tujuan kami sama untuk memajukan musik dangdut," jelasnya.

Walau berbeda dalam naungan organisasi, hubungan antara Raja dan Ratu Dangdut ini masih tetap membaik. "Banyak pertanyaan, ada apa umi Elvi dan Oma. Kami nggak ada masalah dengan PAMI. Tujuan kita cuma untuk dangdut, kita masih tetap sohib," pungkasnya.(Pur)