Afgan Siapkan Konser Retrospektif Megah Rayakan 18 Tahun Berkarya, Kembali Gandeng Erwin Gutawa

Ada alasan khusus mengapa konser Afgan diberi tajuk Retrospektif.

Diterbitkan 14 Mei 2026, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Saya akan main dengan banyak sekali puluhan musisi orkestra mengawal suara indahnya Afgan. Saya tahu Afgan tuh penyanyi yang suaranya cocok ketemu instrumen orkestra," kata Erwin.

Konsep Grand Symphonic Universe

Selain musik, sisi visual juga menjadi perhatian utama untuk mendukung konsep "Grand Symphonic Universe" yang diusung di konser nanti. Saptoto Prasetyo selaku Head Creative menjanjikan tata panggung yang belum pernah dilihat dalam konser-konser sebelumnya.

"Basic-nya, ini first time Afgan open up diary-nya dia. Jadi kita bisa lihat ceritanya full dari visual. Nanti panggungnya kita bilangnya ada mirror perspektif ya. Nanti akan ada floor LED. Inspirasinya dari panggung-panggung konser Afgan sebelumnya. Kita gabungkan jadi satu dan elevate. Ini juga tentang Grand Symphonic Universe, kita diskusi dan membuat gimana visual, lighting, sound, tampilan, aransemen musik, kita namanya Grand Symphonic Universe," papar Prasetyo.

Konser Afgan dalam 3 Kata

Prasetyo meyakini bahwa katalog lagu yang dimiliki Afgan selama 18 tahun membuat konser ini menjadi momen paling akbar di tahun 2026. Ia merangkum ekspektasi konser ini ke dalam tiga kata yang menggambarkan skala produksinya.

"Grande, jurnal, memorable. Karena kita nggak bisa bohong dengan 18 tahun Afgan berkarya pastinya punya katalog yang banyak dalam bermusik. Ini bisa jadi satu konser terakbar tahun ini kali ya," pungkas Prasetyo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan