9 Potret Dapur dan Ruang Makan di Rumah Rina Nose, Desainnya Bikin Adem

9 potret dapur dan ruang makan minimalis Rina Nose yang bikin adem, rapi, dan luas dengan dominasi unsur kayu.

Diterbitkan 09 Mei 2026, 13:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Meja makan tersebut dikelilingi oleh enam kursi kayu yang berwarna kayu alami dan cokelat gelap mengkilap. Perpaduan warna antara permukaan kayu cokelat dan kerangka putih menciptakan kontras yang menarik di tengah ruangan. 

Penempatan meja makan ini memungkinkan penghuni rumah untuk menikmati makanan sambil tetap bisa melihat pemandangan ke arah taman melalui pintu kaca. 

3. Hadirkan Meja Bar Desain Tropis dengan Pemandangan Dekat Tangga

Selain meja makan utama, terdapat meja tipe bar yang diletakkan tepat di depan area tangga. Meja bar ini memiliki desain minimalis dengan permukaan kayu panjang dan tinggi tanpa banyak ornamen tambahan.

Meja bar tersebut dilengkapi dengan kursi-kursi tinggi berwarna kayu gelap yang diletakkan di sisi meja. Posisi meja ini sangat strategis karena berada langsung di depan deretan pintu kaca besar yang menghadap ke halaman belakang.

Pohon-pohon hijau di luar jendela terlihat jelas dari posisi duduk di meja bar ini, menciptakan suasana yang teduh. Pencahayaan alami dari luar jatuh tepat di permukaan meja bar, memberikan kesan ruang yang segar dan tidak sumpek.

4. Ruang Makan Berbatasan dengan Dapur

Area makan dan dapur di rumah Rina Nose dirancang menyatu dalam satu ruangan besar tanpa adanya dinding pembatas. Tata letak ini mempermudah mobilitas dari meja makan ke area pengolahan makanan di dapur. Lantai keramik yang digunakan di ruang makan terus berlanjut hingga ke area dapur, memberikan kesan kesinambungan visual yang utuh.

Dapur terletak di bagian belakang ruangan dengan bentuk tata letak huruf L yang efisien. Di tengah dapur, terdapat sebuah meja island yang berfungsi sebagai pusat aktivitas menyiapkan makanan. Pencahayaan di area dapur lebih terang dibandingkan area makan untuk mendukung aktivitas memasak yang membutuhkan ketelitian tinggi.

Area dapur didominasi oleh perangkat elektronik berwarna perak dan putih yang kontras dengan elemen kayu di ruang makan. Transisi antara kedua area ini tetap terlihat rapi karena pemilihan skema warna yang masih dalam satu nada netral.

5. Ada Meja Island Putih di Dapur 

Meja island di dapur Rina Nose memiliki ukuran yang cukup besar dengan permukaan atas berwarna putih polos. Meja ini berfungsi sebagai tempat meletakkan bahan makanan yang sedang dipersiapkan atau tempat menyajikan hidangan sementara. Di bagian bawah meja island, terdapat laci-laci penyimpanan dengan finishing motif kayu yang memberikan kesan hangat.

Bagian samping meja island dicat putih bersih, menyesuaikan dengan kabinet bagian atas dapur. Meja ini diletakkan tepat di tengah area dapur, sehingga memungkinkan akses dari segala arah. Di atas meja island, terlihat toples kaca berisi kerupuk dan wadah makanan lainnya yang tertata dengan sangat teratur.

Penggunaan warna putih pada permukaan meja island membantu memantulkan cahaya lampu sehingga area dapur terasa lebih terang. Ukuran meja yang luas juga memungkinkan Ayu Ting Ting dan Rina Nose untuk berdiri dan berbincang dengan nyaman di sekeliling meja tersebut.

6. Peralatan Masak dan Alat Dapur Ditata Rapi oleh Rina Nose

Pada bagian dinding belakang di area kerja dapur, terdapat berbagai peralatan masak yang tertata dengan rapi. Rak-rak kabinet atas berwarna putih digunakan untuk menyimpan perlengkapan dapur yang jarang digunakan agar tidak terpapar debu. Di atas meja dapur (countertop), tersedia blender, penanak nasi, dan mesin kopi yang diletakkan secara berjajar.

Setiap alat dapur memiliki tempat khusus sehingga tidak ada barang yang berserakan di permukaan meja kerja. Area cuci piring (sink) terletak di antara peralatan elektronik tersebut dengan keran air yang modern. Dinding di belakang area kerja dilapisi dengan material backsplash berwarna abu-abu yang mudah dibersihkan dari percikan minyak atau air.

 

7. Lemari Dapur Rendah Rina Nose Bermotif Kayu

Kabinet bagian bawah di dapur Rina Nose menggunakan material kayu dengan motif serat horizontal yang jelas. Warna kayu pada lemari bawah ini identik dengan motif yang terdapat pada laci di bawah meja island. Penggunaan motif kayu ini memberikan tekstur pada dapur yang didominasi oleh warna putih pada bagian dinding dan kabinet atas.

Lemari bawah ini dirancang tanpa pegangan pintu, sehingga memberikan tampilan seamless dan modern pada keseluruhan dapur. Laci-laci tersebut digunakan untuk menyimpan alat makan, panci, dan perlengkapan memasak lainnya agar tersembunyi dari pandangan.

Pertemuan antara meja dapur putih dan lemari kayu di bawahnya menciptakan batas visual yang modern. Keseragaman motif kayu di seluruh bagian bawah dapur menciptakan harmoni desain yang konsisten di area tersebut.

8. Oven dan Microwave yang 'Tertanam' di Dinding

Salah satu fitur modern di dapur Rina Nose adalah penggunaan peralatan elektronik yang ditanamkan langsung ke dalam kabinet dinding. Sebuah oven besar dan satu unit microwave terpasang secara vertikal pada kolom kabinet berwarna putih di sisi kiri dapur. Teknik pemasangan ini menghemat banyak ruang di permukaan meja dapur utama.

Warna perangkat elektronik yang berwarna perak dan hitam memberikan kesan teknologi tinggi di tengah desain rumah yang alami. Posisi pemasangan oven dan microwave berada pada ketinggian yang ergonomis, sehingga mudah dijangkau oleh orang dewasa. Di samping unit ini, terdapat dispenser air yang juga ditempatkan secara khusus agar tidak menghalangi jalur lalu lintas dapur.

Penempatan alat masak tanam ini membuat dapur terlihat lebih luas dan minimalis karena tidak ada perangkat besar yang diletakkan di atas meja. Sekeliling perangkat tersebut ditutup dengan panel putih yang presisi, sehingga terlihat menyatu dengan dinding.

9. Kulkas dan Kompor Tanam di Bagian Belakang Dapur

Terakhir, di bagian sudut belakang dapur, terdapat kulkas besar dua pintu dengan material pintu berwarna perak metalik. Kulkas ini diletakkan di dalam ceruk kabinet yang pas, sehingga tidak menonjol keluar dari garis furnitur dapur lainnya. Di dekat kulkas, terdapat area kompor yang dilengkapi dengan penghisap asap (cooker hood) di bagian atasnya.

Kompor yang digunakan adalah tipe kompor tanam yang permukaannya sejajar dengan meja dapur, memberikan tampilan yang rata dan bersih. Penghisap asap berbahan stainless steel terpasang kuat di dinding untuk membuang uap dan aroma masakan langsung ke luar. Penataan area memasak ini berada di titik paling belakang dapur untuk menjaga suhu panas tidak langsung menyebar ke ruang makan.

Di samping area kompor, terdapat pintu kayu berwarna cokelat yang kemungkinan menuju ke area servis atau gudang. Semua komponen di bagian belakang dapur ini diatur dengan jarak yang tidak terlalu jauh (segitiga dapur), memudahkan mobilitas saat memasak. Pencahayaan tambahan terpasang di bawah kabinet atas untuk memberikan cahaya langsung ke area kompor.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

Siapa yang berkunjung ke rumah Rina Nose?

Ayu Ting Ting melalui kanal YouTube Qiss You TV.

Apa kesan utama Ayu Ting Ting terhadap rumah tersebut?

Ayu merasa suasana rumah Rina Nose sangat adem dan nyaman.

Apa material dominan yang digunakan di ruang makan Rina Nose?

Material kayu yang dipadukan dengan furnitur berwarna putih.

Bagaimana pencahayaan di area makan dan dapur tersebut?

Mengandalkan cahaya alami dari pintu-pintu kaca besar yang menghadap taman.

Di mana posisi oven dan microwave diletakkan?

Tertanam secara vertikal di dalam kabinet dinding dapur yang berwarna putih.

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Nurul Diva, Alieza NurulitaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan