Piyu Padi Reborn Ogah Pensiun Bermusik, Ingin Berkarya Sampai Tua Kayak The Rolling Stones

Bagi musisi sejati, panggung dan instrumen musik tak terpisahkan. Karenanya gitaris Padi Reborn, Piyu Padi menyebut tak ada kata pensiun dalam bermusik.

Diterbitkan 11 April 2026, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bagi musisi sejati, panggung dan instrumen musik adalah bagian dari jiwa yang sulit dipisahkan. Inilah yang dirasakan Piyu Padi. Gitaris Padi Reborn tak pernah berpikir untuk pensiun. Piyu Padi ingin seperti The Rolling Stones. Motivasi utamanya dalam bermusik bukan lagi mengejar popularitas atau kekayaan. Piyu memandang musik sebagai energi kehidupan yang harus terus disalurkan agar tidak padam.

"Kayaknya enggak ya. Kayaknya kita pengin walaupun kita sudah kakek-kakek, tapi masih pengin kayak The Rolling Stones. Masih tetap ngeband gitu," tegas Piyu di Kemenkum, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026).

"Karena bukan materinya yang kita kejar, bukan kita masih pengin, 'Wah kita cari...' Enggak, karena itu apa, for living gitu. Maksudnya buat kita, energi kita bisa terlampiaskan, kita bisa meluapkan ide-ide kita," Piyu menyambung.

Urusan finansial menurutnya sudah berada di titik stabil berkat kerja kerasnya selama berpuluh-puluh tahun. Piyu bersyukur hasil jerih payahnya di industri musik telah memberikan tabungan yang lebih dari cukup.

"Lebih ke arah situ, bukan ke arah cari materi. Kalau materi mungkin kita rasa sudah, sudah cukup. Sudah punya tabungan yang cukuplah, bisa apa namanya, bisa sampai di posisi sekarang ini," katanya.

Namun, Piyu menyadari bertambahnya usia membawa tantangan tersendiri bagi kesehatan mental dan ingatan. Piyu sepakat bahwa tetap produktif salah satu cara untuk menjaga fungsi otak agar tetap tajam.

"Nah itu memang harus dijaga supaya kita menghindari short-term loss memory. Karena itu membuat kita akhirnya jadi lupa," Piyu menjelaskan.

Daya magis musik Padi terbukti kuat, bahkan mampu menyihir penonton sebelum lagunya resmi dirilis. Ia mengenang momen luar biasa di Malang, di mana penonton sudah bisa bernyanyi bersama meski mereka belum mengeluarkan album.

"Jadi itu momen pertama kali yang aku rasakan ketika kita belum rekaman, belum album, terus habis itu kita main di salah satu kampus di Malang. Kita mainin lagu 'Begitu Indah,' belum direkam dan belum rilis. Tapi penonton bisa ikut nyanyi. Padahal belum ada yang tahu lagu itu," kenang Piyu.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Kejadian tersebut bukti nyata karya Padi memiliki keterikatan batin yang kuat dengan para pendengar. Piyu mengaku masih sering tidak percaya dengan pencapaian yang ia raih. "Jadi saya merasa di atas panggung, 'Eh gila keren banget ya, kok bisa begini.' Momen-momen itu akhirnya membuat kita kayak enggak pernah percaya bahwa apa yang kita capai sekarang ini juga masih unbelievable," ungkap Piyu.  

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan