Ammar Zoni Minta Keadilan pada Presiden Prabowo, Ajukan Permohonan Perlindungan hingga Grasi

Menyusun langkah strategis untuk meraih keadilan, Ammar Zoni menunjukkan surat yang ditulisnya secara khusus untuk dikirim kepada Presiden Prabowo.

Diterbitkan 10 Februari 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Membuka Mata Kita Semua

Di balik permohonan tersebut, Ammar Zoni menyadari, kasus ini telah menjadi pelajaran berharga bagi banyak pihak tentang penanganan pencandu narkoba. Mereka ingin masyarakat memahami, pencandu adalah orang yang sakit dan butuh pertolongan medis, bukan sekadar hukuman penjara.

"Tetapi dengan kejadian ini semua, dan hadir para saksi semua, ini semua adalah membuka mata kita semua. Sehingga kita akhirnya tahu bahwa yang sebenarnya begini: Bagaimana perlakuan terhadap penyalahguna narkotika. Nah itu yang harus diperhatikan, karena penyalahguna narkotika, yang tadi disampaikan oleh saksi, itu adalah yang sakit addict (pencandu)," tegasnya.

 

Sakit Addict

Ammar Zoni menyadari, proses untuk lepas dari jerat narkoba tidak instan dan butuh waktu cukup panjang. Ia menegaskan, rehabilitasi jalan terbaik untuk memastikan kesembuhan total dan mencegah perulangan di masa depan.

"Jadi sakit addict itu tidak bisa saat ini sakit, saat ini disembuhkan, tapi ada prosesnya. Seperti tadi dengan saksi ahlinya, dokter itu, bahwa proses healing-nya, pemulihannya, itu dalam proses yang panjang. Sehingga ketika sudah selesai rehabilitasi, itu pun harus ada recovery," pungkas Ammar Zoni.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan