Donald Trump Ungkap Diddy Ajukan Permohonan Pengampunan Lewat Surat, Ini Sikapnya

Donald Trump menyebut Diddy pernah sangat bermusuhan, bahkan melontarkan pernyataan kasar setelah hubungan mereka merenggang sejak politik dimulai.

Diterbitkan 12 Januari 2026, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dalam kesempatan yang sama, seorang wartawan mengingatkan bahwa Trump sempat menyebut Diddy sebagai teman pada 2012. Namun, Trump membantah hubungan tersebut masih terjalin.

Ia menyebut Diddy “dulu sangat menyukai saya,” tetapi hubungan itu berubah ketika ia maju sebagai calon presiden pada 2016. Trump bahkan menuding Diddy melontarkan “pernyataan kasar” tentang dirinya. “Saya tahu mereka sedang memikirkannya,” kata Trump merujuk pada tim Diddy. “Saya pikir orang-orang sudah sangat dekat untuk memintanya.”

Trump Ungkap Penilaian Usai Vonis Combs

Setelah Sean "Diddy" Combs dibebaskan dari dakwaan perdagangan seks dan konspirasi penipuan pada Agustus, Donald Trump akhirnya angkat bicara. Meski demikian, Combs tetap dinyatakan bersalah atas tuduhan yang lebih ringan terkait pengangkutan untuk tujuan prostitusi usai persidangan federal yang menyita perhatian publik di New York.

Menanggapi hasil tersebut, Trump menyampaikan pandangannya dalam wawancara bersama Rob Finnerty di Newsmax. “Yah, dia pada dasarnya, saya kira, agak setengah tidak bersalah,” ujar Trump.

 Ia juga menambahkan, “Dia merayakan kemenangan, tapi saya kira itu bukan kemenangan yang sebaik itu.”

Trump kemudian mengenang hubungannya dengan rapper "I'll Be Missing You" ini di masa lalu. Ia mengaku pernah “sangat akrab” dengan pendiri Bad Boy Records tersebut, bahkan kerap terlihat berfoto bersama sejak akhir 1990-an.

 Namun, kedekatan itu perlahan memudar ketika Trump mulai terjun ke dunia politik.

 “Saya akur dengannya. Terlihat seperti orang baik. Saya tidak mengenalnya dengan baik. Tapi ketika saya mencalonkan diri, dia sangat tidak ramah,” kata Trump. “Itu sulit,” lanjutnya dengan nada reflektif.

Masa Tahanan dan Catatan Hubungan

Lebih lanjut, Trump mengakui bahwa perubahan sikap Diddy memengaruhi penilaiannya.

“Kita adalah manusia. Kita tidak suka hal-hal yang mengaburkan penilaian kita,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pernyataan keras Diddy di masa lalu membuat situasi menjadi rumit.

“Ini lebih sulit. Ini membuatnya, jujur saja, lebih sulit untuk dilakukan,” ucap Trump.

Sementara itu, Diddy dijadwalkan menjalani sisa hukuman penjara sekitar tiga tahun setelah mendapat pengurangan masa tahanan. Berdasarkan catatan narapidana Biro Penjara Federal yang dilihat  pada Kamis, tanggal pembebasan Diddy tercatat pada 25 Mei 2028.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Zikrah Nur Amalah, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan