Jenda Munthe Tarik Hikmah Film Wasiat Warisan: Selagi Orang Tua Hidup, Tunjukkan Cinta dan Baktimu

Bagi Jenda Munthe, film Wasiat Warisan adalah pengingat waktu terus berjalan. Laju usia tak bisa dicegah. Ayah ibu kita akan menua lalu meninggal dunia.

Diterbitkan 05 Desember 2025, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Film Wasiat Warisan mengangkat tema universal hubungan orang tua dan anak.
  • Jenda Munthe menekankan pentingnya bakti pada orang tua selagi mereka hidup.
  • Derby Romero antusias memerankan karakter Batak Togar, bentuk eksplorasi baru.

Liputan6.com, Jakarta - Wasiat Warisan yang tayang di bioskop Indonesia mulai Kamis (4/12/2025), dibintangi Derby Romero, Jenda Munthe, Astrid Tiar, hingga Sarah Sechan. Berlatar keluarga Batak, tema yang diusung film ini universal, tentang hubungan orang tua dan anak.

Bagi Jenda Munthe yang memerankan Marlon, Wasiat Warisan bukan sekadar film tapi pengingat bahwa waktu terus berjalan. Pertambahan usia tak bisa dicegah. Ayah ibu kita akan bertambah tua. Bila tiba waktunya, mereka pun berpulang.

Saat itu terjadi, jangan sampai ada penyesalan di benak kita sebagai anak. “Ini bukan sekadar berebut warisan. Tapi, ketika dapat warisan apa yang akan kalian lakukan. Sebenarnya, ini pasti dialami banyak keluarga (di Indonesia),” kata Jenda Munthe.

Dalam wawancara eksklusif dengan Showbiz Liputan6.com, di Gedung KLY Jakarta Pusat, baru-baru ini, Jenda Munte terkenang salah satu lagu Batak berjudul “Uju Dingolukkon.” Ini soal orang tua yang ingin mendapat perlakuan baik oleh anak.

 

Antara Pekerjaan dan Keluarga

Jenda Munthe lantas membacakan beberapa larik lirik. Intinya, bakti setinggi apapun tak ada gunanya dilakukan jika orang tua sudah mangkat. Karenanya, mumpung ayah ibu masih sehat, anak diharapkan mencurahkan kasih sayang dalam bakti.

“Ketika orang tua masih hidup, apakah anak-anak memberi waktu lebih untuk mereka? Karena biasanya, anak-anak setelah besar, mereka punya pekerjaan dan keluarga, punya fokus masing-masing,” Jenda Munthe mengingatkan.

 

Apa Kalian Punya Waktu Untuk Orang Tua?

“Apakah kalian punya waktu untuk orang tua? Itu situasi yang akan digambarkan film ini. Di Batak, ada semacam filosofi yang dijadikan sebuah lagu judulnya ‘Uju Dingolukkon.’ Itu pengingat buat kita sebagai anak,” ia menyambung.

Membahas film Wasiat Warisan, Jenda Munthe menyebut flm ini setidaknya punya tiga daya tarik. Pertama, temanya relatable. Kedua, ceritanya hangat dan mengalir lembut. Terakhir, ini kali pertama Derby Romero jadi orang Batak.

 

Seni Peran Tak Ada Habisnya

Derby Romero sendiri mengaku, karakter Togar yang dimainkannya dalam Wasiat Warisan adalah bentuk eksplorasi di level berikutnya. Baginya, tak ada kata pensiun untuk seniman termasuk aktor di dalamnya.

Karenanya, Derby Romero antusias saat syuting Wasiat Warisan di Pulau Samosir. “Seni peran enggak ada habisnya. Eksplorasi karakter juga selalu ada karena menjadi aktor enggak ada istilah pensiun,” pungkas Derby Romero.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Alexa Ciamis Raih Golden Ticket Dangdut Academy 8 dan Standing Ovation Juri

Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan